Wali Kota Bekasi Ingatkan ASN Tidak Keluar Daerah Pada Libur Nataru

Bagikan:
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

BEKASI SELATAN – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sejak dini mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di Kota Bekasi tidak melakukan liburan keluar Kota pada saat libur Natal dan Tahun Baru.

Mengingat penanganan Covid-19 masih masih di gencarkan di setiap daerah-daerah yang ada di Indonesia. Begitupun di Kota Bekasi yang saat ini masih menggencarkan Vaksinasi serta lainnya agar Covid-19 dapat di kendalikan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan bahwa pihaknya tidak memiliki aturan khusus terhadap para ASN diwilayahnya dalam melakukan perayaan ibadah Natal maupun libur akhir tahun. Meski terhadap perayaan itu masih terhitung selama satu bulan mendatang.

Hal itu di ingatkan supaya para pegawai dilingkungan kerja Pemerintah Kota Bekasi, agar mereka lebih memperhatikan untuk tidak berencana berpergian ke luar kota dalam masa liburan tersebut, karna masa Pandemi Covid-19 masih tengah berlangsung.

“Kalau aturan merayakan kegiatan ibadah natal, ya silahkan ya semua warga masyarakat. Tapi tentunya kalau mau ada kegiatan ke luar kota satu dan lain hal, belajar dari kejadian tahun lalu. Karna naik nya Kasus Covid-19 terjadi dikarenakan adanya transmisi yang luar biasa,” kata Rahmat Effendi kepada awak media di Stadion Patriot Candrabhaga Jalan A Yani Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi, belum lama ini.

Para ASN, lanjut dia, sejatinya boleh mengajukan cuti di akhir tahun, tetapi melalui cuti yang diajukan ada syarat yang menjadi tahap pengecualian, yakni dimana ASN tidak di perkenankan mengambil cuti pada akhir tahun untuk bepergian ke luar kota.

“Sebelum ada keputusan dari Pemerintah Pusat khususnya untuk di kota Bekasi bagi ASN yang mau melakukan cuti satu dan lain hal, jika tidak keluar kota ya tidak ada masalah cutinya. Tapi kalau udah keluar kota itu mesti dipikirkan,” ucapnya.

Kemudian, Ia menjelaskan, apabila nantinya para ASN itu masih ada yang ditemukan membandel dan tak menuruti terhadap aturan dalam berpergian ke luar kota.

Maka pihaknya akan menginstruksikan kepada dinas terkait yaitu BKPPD guna melakukan pendisiplinan kepada mereka (ASN) yang bandel.

“Ya kalau masih ada yang bandel, kedisplinan terhadap pegawai itu kan ada, kalau ada yang seperti itu (ASN bandel cuti ke luar kota). ya tinggal tunggu aja sanksinya. Tapi kecil kemungkinan, saya rasa kalau cuti kan harus pengajuan dulu, karna PNS mah kalo bandel bisa ditahan kenaikan pangkatnya, jadi bisa diberikan peringatan,” tutupnya.(ADV)