Wali Kota Paparkan Terkait Vaksinasi Dan Kasus Covid 19 Di Kota Bekasi

Bagikan:


BEKASI SELATAN – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty mengumpulkan para pejabat esselon II, III dan IV lingkup Pemerintah Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Selasa (28/9/2021).
Hal ini selain evaluasi dari hasil vaksinasi pada masing masing wilayah di Kota Bekasi, Wali Kota tegaskan mengenai pentingnya vaksinasi yang diharuskan untuk para warga di wilayah masing masing.
Diinstruksikan kepada Camat dan Lurah untuk segera mendata para warga yang telah tervaksin dan yang belum tervaksin yang harus di koordinasikan kepada setiap Ketua RW dan RT serta satgas Pamor RW.
Mengenai vaksinasi di wilayah, Wali Kota tetap membuka di setiap titik di Kelurahan agar warga terpenuhi sasaran target dari herd immunity di Kota Bekasi, karena setiap tempat hiburan yang telah buka termasuk mall sebelum masuk sudah memakai alat pendeteksi sudah tervaksin melalui QR barcode peduli lindungi.
“Tidak hanya di mall, warga yang akan mengurus segala keperluan di dinas dan terutama di kantor Kelurahan dan Kecamatan akan disediakan alat tersebut sehingga warga yang belum terdeteksi vaksin agar menyelesaikan vaksinnya terlebih dahulu,” tuturnya.
Wali Kota Bekasi bersama Wakil Wali Kota Bekasi mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama masa pencegahan ini dari pencegahan Covid 19, sosialisasi penegakkan protokol kesehatan dan gelaran vaksinasi dalam capaian target herd immunity di Kota Bekasi. Dan juga sinergitas anggota TNI dan Polri di Kota Bekasi yang sudah membantu peran Pemerintah Kota Bekasi untuk masa pandemi ini.
“Semua harus bergerak dan melaporkan mengenai tugas monitoring di wilayah, data vaksinasi bagi warga untuk segera dilaporkan jika ada yang terdata belum vaksin maka lakukan door to door,” tegas Rahmat Effendi.
Pemerintah Kota Bekasi dalam pekan ini menggerakkan serbuan vaksinasi dengan metode door to door yang telah bergerak perwilayah Kota Bekasi, agar capaian target dari herd immunity bisa mencapainya.
Selain itu, Evaluasi dalan penanganan kasus covid 19 yang isolasi mandiri di beberapa wilayah, masih terdapat 34 Pasien isolasi mandiri terdapat pada kelurahan sebagai berikut :
1. Kelurahan Kota Baru (5 pasien)
2. Kelurahan Mustika Jaya (4 pasien)
3. Kelurahan Jatirahayu (4 pasien)
4. Kelurahan Jatikramat (3 pasien)
5. Kelurahan Jatisampurna (3 pasien)
6. Kelurahan Mustikasari (2 pasien)
7. Kelurahan Jatirangga (2 pasien)
8. Kelurahan Kalibaru (1 pasien)
9. Kelurahan Aren Jaya (1 pasien)
10. Kelurahan Bekasi Jaya (1 pasien)
11. Kelurahan bintara jaya (1 pasien)
12. Kelurahan Harapan Jaya (1 pasien)
13. Kelurahan Kayuringin Jaya ( 1 pasien)
14. Kelurahan Marga Mulya (1 pasien)
15. Kelurahan pejuang (1 pasien)
Sisa dari Kelurahan tidak memiliki pasien isolasi mandiri akan tetapi Wali Kota tetap tidak boleh jumawa akan sebuah landai nya angka kasus aktif ini, agar terus memaksimalkan peran kerja untuk penurunan angka kasus aktifnya.(HMS)