Ironis, Warga Gunakan Air Sungai Cilemah Abang yang Hitam dan Bau untuk Cuci dan Mandi

Bagikan:


Cikarang – Pemandangan Air sungai Cilemah abang yang berwarna Hitam dan berbau, sudah tidak aneh lagi bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran aliran sungai Cilemah abang, hal tersebut di duga berasal dari limbah pabrik, Air sungai yang dulu nya bersih mulai terlihat hitam sejak lima tahun silam.
Menurut salah satu warga, Hasan, 30th, yang tinggal di kampung cabang kebon kelapa, Desa Karang Asih, kecamatan Cikarang Utara, dirinya terpaksa menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari, seperti mencuci dan berkebun.
” Pemerintahnya Se akan tutup mata, kita sudah beberapa kali demo, tapi cuma di janjikan, dan ini sudah tiga kali ganti bupati, tetap aja air sungai bau.” Ujar Hasan ketika di jumpai awak media di pintu air bonlap. Minggu sore ( 05/09/2021)
Terpantau di lokasi, aliran air yang menghitam dan berbau juga terlihat di anak sungai Cilemah abang, yang melintasi beberapa desa di kecamatan Cikarang Utara, karang bahagia hingga kecamatan Sukatani. Tampak di sepanjang aliran, warga menggunakan air sungai untuk mencuci pakaian, mandi hingga di gunakan oleh beberapa WTP untuk air bersih di perumahan. Selain itu juga terlihat beberapa ikan mati, yang di duga terkena limbah.
” Kami juga ingin air kali ini bersih pak, walau pun bau , tapi sebagian warga masih mandi dan mencuci di sini ” ucap alimi, seorang ibu yang sedang mencuci.
Warga tidak bisa berbuat banyak Akibat Tercemarnya air sungai Cilemah abang, dan berharap pemerintah daerah kabupaten Bekasi, bisa secepatnya mengatasi sungai Cilemah abang yang kini berwarna hitam dan berbau tak sedap. (Sofyan)