Bappeda Dorong Pihak Eksternal dalam Penanganan Pandemi Covid 19 di Kabupaten Bekasi

Bagikan:

CIKARANG – Kabid perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan pada Bappeda Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, menjelaskan dalam penanganan Covid 19, jajarannya intens berkomunikasi dengan pihak eksternal di kawasan industri.
Mendorong peran aktif kawasan industri untuk turut serta turun langsung dalam penanganan Covid di Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah respon baik dari sejumlah perusahaan seperti, Sugity, Jababeka, Cikarang Listrindo. Bantuan kemaren itu dalam bentuk barang-barang bukan uang. Macam-macam bentuk barangnya, ada yang alat kesehatan, ada obat-obatan juga dan nilainya paling besar itu Cikarang Listrindo sekitar Rp 3 Miliar,” jelasnya.
Kemudian kata Agus, Jababeka turut memimjamkan lahan tidurnya untuk dimanfaatkan masyarakat bagi pekerja yang terkena PHK menjadi petani milenial. Macam-macam yang bisa ditaruh dilahan itu, seperti, tanam bawang, phin buhm ternak ikan lele dan nila.
“Sempat diloncing saat pembukaan lahan itu sekitar 2 hektar. Tanah Jababeka itu silahkan digarap namun ketika nanti pihak Jababeka membutuhkan ya dikasih lagi ke Jababeka. Untuk menggunakan lahan itu harus kelompok tidak bisa digunakan secara perorangan. Karena akan didampingi Dinas terkait dari Pemda. Ajukan ke Bappeda nanti ditindaklanjuti pada dinas terkait,” katanya.
Bappeda kata Agus juga pernah dihubungi dari sebuah komunitas bernama Indonesia Pasti Bisa, bantuan dari komunitas itu beragam sampai dengan peti mati.
“Komunitas itu katanya sih kumpulan artis, kemaren bantu masyarakat Kabupaten Bekasi dalam hal vaksinasi, peti mati gratis karena waktu itu tingkat kematian tinggi, ambulan untuk angkut yang sakit dan meninggal,” jelasnya.
Semuanya itu merupakan program CSR dari sejumlah perusahaan dalam membantu penanganan Covid 19 di Kabupaten Bekasi ketika angka terpapar dan kematian sangat tinggi.