Bappeda Kab Bekasi Verifikasi Data untuk BUM Rp1 Juta

Bagikan:

CIKARANG – Kabid perekonomian sumber daya alam pada Bappeda, Irsan menjelaskan pihakny, di dalam bidang yang dipimpinya sekaang, melaksanakan penyelenggaraan sebagian tugas Badan dalam lingkup Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam sesuai dengan peraturan dan ketentuan perundangan yang berlaku untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Badan.
Tugas Pokoknya, melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan, bimbingan, pengendalian serta pengembangan teknis bidang perekonomian dan sumber daya alam.
Berkaitan dengan pemulihan ekonomi pandemi covid 19, saat ini sedang melakukan verifikasi data UMKM yang bakal mennerima bantuan dari Pemkab Bekasi sebesar Rp 1.000.000. Bantuan itu nantinya disebut Bantuan untuk UMKM (BUM).
“Setelah dari pengesahan, ya APBD itu harus tanya keuangan kapan. Sebelum pelaksanaan ABT 2021 mudah-mudahan gak sampai akhir September. Data sementara ada 15 ribu UMKM dan itu perlu di screning lagi, di verifikasi lagi lah istilahnya,” katanya.
Bantuan BUM ini diambl dari pos anggaran APBD TA 2021 untuk 9000 UMKM. Bantuan itu dalam bentuk uang bukan barang.
“Tiap usaha mikro ini mendapatkan Rp1juta, ini bukan CSR tapi dari APBD. Seperti stimulus dari Pemda,” singkantya.
Data dari dinas terkait jumlahnya itu 15 ribu namun terbatasnya bantuan ini Bappeda melakukan screning lagi hingga mencapai 7000 sampai 9000 usaha mikro.
“Bagi penerima bantuan itu akan digunakan untuk apa ya kami gak tau. Nanti mereka yang paham digunakan untuk apanya,” jelasnya.
Stimulus usaha mikro ini direncakan menggelontorkan anggaran Rp7,5 Miliar sampai Rp 9 Miliar dari APBD TA 2021. Penyaluran bantuan itu akan di distribusikan dari dinas yang berkaitan dengan UMKM tersebut.
“Yang terdampak covid itu banyak dari UMKM misalnya, pedagang gorengan dan sejenisnya. Penyaluran pemulihan ekonomi ini dari dinas yang berkaitan dengan UMKM,” katanya.