Peduli Pandemi, PUK SPSI PT AHM Salurkan Bantuan Beras ke Pondok Pesantren

Bagikan:


CIKARANG – Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan berdampak langsung kepada semua elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan di pondok-pondok Pesantren.
Untuk meringankan beban para pondok pesantren, baik pesantren umum maupun pesantren yatim piatu, Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SPSI) PT Astra Honda Motor (AHM) Bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan menyalurkan bantuan sosial kepada anak yatim dan piatu di Sekolah Bunyan Indonesia di Desa Telajung, serta Pondok Pesantren Al Lathifah Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Sebanyak 923 kantong beras di bagikan di kedua tempat tersebut, guna membantu serta meringankan beban para yatim dan piatu akibat terdampak dari pandemi covid 19.
Teguh Agung Nugroho selaku Sekjen PUK SPSI PT AHM mengatakan, aksi kepedulian kali ini memyasar pada anak-anak yatim dan piatu yang terdampak dari pandemi covid 19.
“Kami sedikit membantu untuk meringankan kebutuhan anak yatim dan piatu yang ada di dua lokasi tersebut sebagai kepedulian kami terhadap mereka yang terdampak pandemi” jelasnya, (26/8/2021).
“Kali ini kami memberikan bantuan berupa paket beras sebanyak 923 dengan ukuran masing-masing 5 kilo Dan juga menyalurkan di Wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, NTT, Jawa Barat, & Banten. Dengan distribusi 6000 pack bantuan beras,” sambungnya.
Selain itu, Teguh juga mengatakan aksi tersebut akan terus dilaksanakan ke depannya, mengingat PUK SPSI PT AHM sendiri memiliki program sosial yang ditujukan kepada masyarakat kurang mampu di beberapa wilayah.
“Ini salah satu program kami dalam membantu masyarakat kurang mampu pada umumnya di beberapa wilayah, jadi ini akan terus kami laksanakan,” tutupnya.
Ustad Zainal Muttaqin selaku pembina Pondok Pesantren Al Lathifah mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada anak asuhnya, dengan adanya bantuan tersebut Ia berharap bisa sedikit membantu meringankan kebutuhan sehari-hari.
“Saya berterima kasih atas adanya bantuan ini, dan saya harap anak-anak bisa terus termotivasi dan bersemangat untuk belajar meski ditengah himpitan dampak pandemi,” ungkap Ustad zainal.(Sofyan)