Pembukaan USB SMPN di Jatirangga Tunggu Keputusan Disdik Kota Bekasi

Bagikan:

Lurah Jatirangga Ahmad Apandi

JATISAMPURNA – Memasuki Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022, masih ada warga merasa takut anaknya tidak dapat bersekolah di SMP Negeri.
Pasalnya, orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya ke jenjang SMP Negeri terkendala oleh sistem Zonasi (wilayah) yang notaben keberadaan SMP Negeri berbeda wilayah kelurahan.
Ketakutan itu seperti dialami Ibu Iyoh (40) tinggal di RT001/RW01 Kelurahan Jatirangga, anaknya tahun ini lulus di SDN Jatirangga IV yang sedang berjuang mendaftarkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dirinya ingin anaknya tersebut masuk ke SMP Negeri 28 yang alamat sekolahnya masuk kelurahan jatisampurna.
“Saya bingung bang, kira-kira anak saya bisa lolos ga ya daftar masuk sekolah di SMPN 28 di kelurahan jatisampurna. Masalahnya domisili saya di kelurahan Jatirangga,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (20/5/2020).
“Sistem Zonasi tersebut ada kebijakan dari pemerintah bagi warga yang berdomisili tak memiliki SMP Negeri,” tambah Iyoh
Terpisah, Lurah Jatirangga, Ahmad Apandi, saat ditanya mengatakan terkait Penerimaan Peserta Didik baru di jalur zonasi sangat merugikan warganya karena memang diwilayahnya tak memiliki SMP Negeri.
“Cuma kita bersama tokoh masyarakat mengantisipasi dan sudah membuat kajian untuk pembangunan SMP Negeri di Jatirangga,” ujarnya.
“Dan proposal itu sudah masuk ke Dinas Pendidikan (Disdik) dan sudah di setujui, hanya saja memang untuk pembukaan peserta didik baru atau PPDB ini kita belum bisa sosialisasikan ke warga karna dari Disdiknya belum memberikan kita Lampu Hijau untuk membuka pendaftaran. Karna kita juga menunggu SK penetapannya SMP baru ini,” terangnya.
Menurut Lurah, kalau SK penetapan dari Disdik itu sudah ada hari ini juga bisa kita sosialisasikan. “Kami dari kelurahan juga berharap dari di Disdik memberikan kepastian apakah kita di Jatirangga ini bisa membuka pendaftaraan atau belum supaya warga tidak kebingungan,” harapnya.
Terkait rencana penetapan sekolah sementara untuk SMP Negeri baru di Jatirangga, Lurah menambahkan, bahwa sekolah pilihan sementaranya sudah ada.
“Kita sudah berkordinasi ke pihak sekolah di SDN yang menjadi tempat sementara belajar mengajar SMPN baru, alhamdulillah secara syarat administrasi sekolah filial dan lokasi tempatnya sudah ada kita menunjuk SDN di perbatasan kelurahan dekat kalamiring dan pihak SDN sudah bersedia, dan sekolah filial yakni SMPN 28 juga sudah bersedia,” ungkapnya.
Masih kata Lurah, mengenai kesiapan kelurahan mulai secara syarat administrasi maupun lokasi tempat belajar mengajar sementara untuk SMPN baru di Jatirangga sudah siap sepenuhnya, sekarang tinggal persetujuan dari dinas pendidikan itu sendiri.(RON)