60 Pasang Pengantin Ikut Nikah Massal Gratis

Bagikan:


BEKASI SELATAN – Dalam rangka HUT Kota Bekasi ke-24, BAZNAS Kota Bekasi melaksanakan kegiatan nikah gratis bagi 60 pasang pengantin dhuafa di 12 kecamatan, yang berlangsung sejak 10 Maret 2021 di KUA Bekasi Utara dan berakhir hari ini, 8 April 2021, di KUA Medan Satria.
Di KUA Medan Satria ada 12 pasang pengantin yang melakukan pencatatan pernikahan mereka yang sudah berlangsung belasan bahkan puluhan tahun lalu. Mereka tidak menikah secara negara karena keterbatasan ekonomi.
“Ada tukang ojek, tukang becak, kerja serabutan. Teknisnya kita sosialisasikan lewat kessos kelurahan, yang menjaring siapa saja warga dhuafa di wilayah yang pernikahannya belum legal secara negara,” ungkap Uwan Hadi, Ketua UPZ Medan Satria.
Para pengantin diminta melengkapi persyaratan berupa foto copy KTP dan KK, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), mengisi surat pernyataan bermaterai bahwa perkawinan mereka belum tercatat yang ditandatangani RT dan RW, serta mengisi berkas N1-N3.
Mardani, 50 tahun, salah seorang peserta nikah gratis mengatakan bahwa ia sudah menikah dengan Muhana, 49 tahu, sejak 30 tahun yang lalu. Tidak adanya buku nikah membuat pencatatan akta kelahiran dua anaknya terhambat.
“Jadi di aktanya tidak tercantum nama bapaknya, nama dia bin ibunya, bukan nama saya,” kata pria yang tinggal di Kaliabang Dukuh RT 03 RW 10 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria itu. “Anak saya yang pertama umur 26 tahun, anak kedua 18 tahun.
Sementara, Wakil Ketua BAZNAS Kota Bekasi Ismail Hasyim mengungkapkan, selain fasilitas menikah dan buku nikah gratis, para pengantin juga mendapat fasilitas mas kawin Rp100 ribu.
“Makannya doain supaya para muzakki hidupnya berkah, sebab tanpa zakat mereka bapak kagak jadi kawin,” tukasnya.(*)