Polsek Jatisampurna Tangkap 4 Pelaku Begal, Usianya Masih Dbawah Umur

JATISAMPURNA – Empat pelaku perampasan dengan kekerasan (begal) kendaraan jenis kendaraan motor roda dua ditangkap jajaran reskrim polsek jatisampurna, penangkapan terhadap ke empat pelaku tersebut berawal dari laporan korban atas kejadian perampasan motornya pada Kamis (21/9) pukul 03.15 wib yang terjadi di Jalan Raya Cimatis RW 08 Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Keempat pelaku kasus pembegalan kendaraan bermotor tersebut ditangkap selang tujuh hari pasca laporan dari korban atas nama Rusli Sutrisna warga Ciracas Jakarta Timur ke Polsek Jatisampurna. Dan jajaran reskrim melakukan pengungkapan kasus terhadap Keempat pelaku dan melakukan penangkapan di empat tempat berbeda pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 29-30 September kemarin.

Kerugian material yang di alami korban adalah satu unit kendaraan bermotor roda 2 merek honda jenis matic bernopol B 5137 TOC.

Tiga dari keempat pelaku masih terbilang dibawah umur di antaranya SR (16 tahun), FF (17), IR (16) dan untuk NFP (20 tahun).

Barang bukti yang di amankan dari para pelaku adalah 1 bilah senjata tajam jenis clurit dan 1 unit sepeda motor honda vario nopol B 3872 UCW.

Kendaraan milik korban yang di rampas oleh pelaku masih dalam pencarian sekaligus pengejaran terhadap pelaku AG yang berperan sebagai penadah kendaraan curian tersebut.

“Saat ini para pelaku di jerat atas kasus kekerasan dan pengancaman yang dimaksud dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara atau maksimal 12 tahun,” ujar Kapolsek Jatisampurna, Iptu Yovinus Verry SM, saat Jumpa Pers, Selasa (3/10/2023).

Masih kata Iptu Verry, penangkapan para tersangka itu berdasarkan laporan dari korban kemudian tim reskrim polsek jatisampurna melakukan olah TKP dan mendapatkan rekaman CCTV disekitar tempat kejadian. “Melalui rekaman CCTV tim Opsnal Reskrim melakukan penyelidikan hingga berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pertama, setelah itu melakukan pengembangan sehingga berhasil menangkap pelaku lainnya,” imbuhnya.

Kronologisnya, Iptu Verry, melanjutkan bahwa para pelaku berkendara dari arah Alternatif Cibubur ke arah Tapos Depok untuk mencari sasaran korban.

“Pelaku sembari mengacungkan sajam melakukan perbuatannya dengan cara memepet korban dan menendang motor yang dikendarai oleh korban bersama kedua temannya (saksi) berboncengan bertiga hingga terjatuh dan menyelamatkan diri. Kemudian kendaraan yang ditinggalkan korban dibawa pelaku kemudian kendaraan korban tersebut dibawa oleh pelaku ke wilayah sekitar pintu 2 TMII payung jakarta timur,” ungkapnya.(**)