Pasca Dipasang Stiker Berlogo KPK, Kabag Humas Pemkab Bekasi: “kami sedang mencari informasinya”

Bagikan:


CIKARANG – Tiga orang yang mengaku dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyegelan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Minggu (14/10/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala Dinas PUPR, Jamaludin, termasuk nomor hp para Kepala Bidang (Kabid) pun mendadak telpon selularnya tidak bisa dihubungi.
Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Bekasi, Edward menyebutkan Senin esok akan mencari kebenaran informasi terkait penyegelan berlogo KPK.
“Terkait penyegelan tsb, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait dan mencari informasi lebih jauh mengenai penyegelan yg terdapat logo KPK di Kantor Dinas PUPR,” katanya melalui pesan whatsApp.
Namun, informasi berkembang, peristiwa penyegelan terjadi sekira pukul 14.00 WIB sampai 15.00WIB pada Minggu siang, 14/10/2018.
Siang kemarin beberapa orang penjaga gedung dinas diarea tersebut membenarkan adanya 3 orang yakni seorang perempuan dan 2 pria meminta agar petugas keamanan gedung membuka ruangan gedung PUPR.
“Minggu siang mah sepi. Jam 2 sampe jal 3an deh itu. Siang mah cuma ada berapa orang Pamdal, terus dipanggil sama tiga orang yang parkir depan gedung PUPR. Disuruh nunjukin ruang kepala dinas ama Kabid. Terus minta dibukain pintu,” ungkap seorang Pamdal yang menyebut ketiga orang itu mengaku dari KPK.
Setelah meminta ruangan dibuka, orang yang mengaku dari KPK menempelkan sejumlah stiker segel berlogo KPK.
“Awalnya, saat saya tanya mereka bilang mau ngecek ruang Kepala dinas PUPR, terus Bu Neneng,” kata petugas Pamdal lagi.
Pasca penyegelan menggunakan stiker berlogo KPK, ruangan dinas PUPR langsung dijaga belasan Pamdal, bahkan sejumlah anggota kepolisian terlihat dilokasi pada Minggu malam.(jie)

Bagikan: