Ini Harapan Wakil Rakyat dalam HUT Kabupaten Bekasi ke 64

Bagikan:

Logo HUT Kab Bekasi ke 64
Logo HUT Kab Bekasi ke 

CIKARANG – Dalam rangkaian HUT Kabupaten Bekasi ke 64, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi menilai Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah saatnya memperhatikan sektor Budaya, Pertanian, dan Pendidikan. Demikian diungkap anggota DPRD Nyumarno kepada sejumlah media, Jumat, 15/8/2014.
Insfrastruktur jalan penting, namun sektor pertanian (kelangkaan pupuk, bibit padi yang bagus, bendungan yang jebol, sistem pengairan yang baik, dan hal-hal lain yang dibutuhkan petani juga harus diperhatikan). Termasuk sisi Budaya harus diperhatikan, jangan pernah lupakan sejarah, apalagi ini Hari Ulang Tahun Kabupaten Bekasi ke-64.
“Hargai para pahlawan Kabupaten Bekasi, berikan penghargaan yang berarti (jangan hanya berikan secarik surat penghargaan saja yang tanpa arti), bisa juga bentuk penghargaan berupa pemberian Beasiswa Pendidikan bagi keluarga besar Pahlawan di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.
Rawat Taman Makam Pahlawan dari sisi kebersihan dan keindahan, tempat-tempat cagar budaya lainnya, pemanfaatan dan perawatan gedung juang dng baik, perbanyak sanggar-sanggar budaya, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan budaya kab.bekasi.
“Yang tak kalah penting adalah, bidang Kesehatan. Sebisa mungkin masyarakat miskin dan tidak mampu harus menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam BPJS Kesehatan, dan pelayanan Rumah Sakit (termasuk fasilitasnya) harus memadai sehingga tak ada lagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang ditolak dari saat berobat (karena alasan miskin atau kamar penuh), dan tak perlu di rujuk jauh-jauh ke RS lain karena alasan tak ada alat atau fasilitas kesehatan yang memadai,” papar politisi PDI Perjuangan tersebut.
Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan memang menjadi prioritas juga, disamping perbaikan jalan rusak, juga terkait jalan-jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di Kabupaten Bekasi.
“Artinya, bukan berarti infrasruktur jalan tidak penting, sepanjang memang diperlukan masyarakat, mengurai kemacetan, dan memang menunjang lalu lintas perekonomian/perindustrian (karena bekasi merupakan industri terbesar di asia tenggara). Rakyat bayar pajak, rakyat berhak dapat jalan yang baik. Pelaku Industri investasi, maka insfratuktur jalan juga harus naik (kalau banyak jalan rusak dan macet maka akan berkaitan dengan lambatnya jalur pengiriman barang dan memperbesar pengeluaran industri),” jelas anggota DPRD yang brangkat dari buruh tersebut.

Bagikan: