Imigrasi Bekasi Amankan 11 WNA Diduga Langgar Keimigrasian

Bagikan:

11 WNA diamankan pihak Imigrasi Bekasi

BEKASI SELATAN – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bekasi mengamankan 11 Warga Negara Asing (WNA) di Apartemen Center Poin, Bekasi. Kesebelas WNA tersebut diduga melanggar Undang-undang No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
“Sepuluh diantaranya warga Negeria dan satu orang dari Ghana, kesebelah orang ini didapati melanggar undang-undang keimigrasian, berdasarkan dugaan awal tersebut petugas mengamankan dan membawa sebelah warga negara asing tersebut ke kantor imigrasi untuk dilakukan pendalaman,” kata Petrus Teguh Apriyanto, di kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, jalan A. Yani, Kota Bekasi, Rabu (13/02).
Keberadaan WNA tersebut diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, kemudian pihak Imigrasi dari Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) dibantu oleh Badan Intelejen Strategis (Bais) melakukan pemeriksaan terhadap 11 WNA tersebut.
“Dugaan awalnya bahwa memang dari paspor yang diamankan, empat warga negara nigeria tersebut telah tinggal melebihi batas waktu yang diijinkan atau over stay,” tambahnya
Sementara, tujuh (7) warga negara Afrika lainnya tidak dapat menunjukkan dokumen yang dimiliki. Para WNA tinggal di apartemen Center Poin belum terlalu lama. Petugas Imigrasi juga menyita barang-barang milik para WNA berupa laptop, handphone, modem, dan sejumlah simcard.
“Dari barang bukti tersebut, patut diduga bahwa warga negara asing ini kemungkinan besar melakukan tindakan cyber crime atau penipuan lewat online, namun dugaan tersebut masih kita dalami,” imbuhnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bekasi Petrus Teguh Apriyanto juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi keberadaan warga asing di wilayahnya. Hingga saat ini tujuh (7) dari sebelah (11) WNA asal Afrika tersebut belum dapat menunjukkan dokumen keimigrasian.
“Dari tujuh warga negara asing ini kita belum tau ijin tinggalnya apa, namun empat orang yang memiliki paspor memliki ijin kunjungan,” pungkasnya.(RON)

Bagikan: