GNP Art Festival 2018, 1500 Pelajar Ikuti Tari Masal Ronggeng Menor

Bagikan:


BEKASI SELATAN – Organisasi Gema Nusa Patriot Kota Bekasi, akan mengadakan acara Gema Nusa Patriot Art Festival 2018 pada Minggu 25 November 2018 di area Car Free Day Jalan Boulevard Selatan Summarecon Kota Bekasi.
Diacara tersebut akan menampilkan tari masal Ronggeng Menor yang diikuti oleh 1500 siswa dari tingkat TK,SD,SMP, SMA dan sanggar yang ada di Kota Bekasi.
Dalam acara tersebut juga sekaligus melakukan kegiatan donasi untuk Korban Bencana Palu.
” Di Gema Nusa Patriot Art Festival 2018, sekaligus bentuk kegiatan donasi untuk saudara-saudara kita di Palu, dengan seni kita tumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Dengan membeli kaos maka peserta sudah mendonasikan dana untuk saudara-saudara nya di Palu,” jelas Alamsyah, kamis (22/11/2018)
Pihaknya juga sangat berharap banyak pihak yang mendukung untuk suksesnya acara tersebut.
Terkait dugaan pungutan uang siswa TK, SDN dan SMPN se Kota Bekasi untuk kaos sebesar Rp 70 ribu persiswa, yang diduga pungutan oleh panitia, dengan judul Gema Nusa Patriot Art Festival 2018, untuk tarian Ronggeng Menor, pada hari Minggu 25 November 2018 tempat Car Free Day di jalan Boulevard Selatan (Pasar Sinpasa) Bekasi.
Pencipta Tari Ronggeng Menor, Dini, dia menjelaskan jika pungatan tersebut bukanlah kegiatan yang berkedok bisnis.
“Kegiatan Gelar Ronggeng Menor ini bukan untuk bisnis namun berkaitan dengan pembentukan karakter, yakni mengenalkan kearifan budaya lokal, yang berkaitan dg identitas lingkungan sosial masyarakat. Indentitas adalah culture atau ciri khas, dan power adalah negara. Antara culture dan power saling mengisi. Gelar tari ini berkaitan dengan Pendidikan rasa, yaitu berkaitan dengan etis, religius dan filosofis, dan juga sudah diterjemahkan sebagai ‘ rasa, perasaan pengalaman batin, makna paling mendalam, intisari’. (Konsep pendidikan rasa menurut Ki Hajar Dewantara),” jelasnya.(**)

Bagikan: