BBWSC Perbaiki Tanggul Jebol Yang Sebabkan Banjir di Perum CKP Jatikramat

Bagikan:

Petugas dari BBWSC perbaiki tanggul yang jebol di perum CKP Jatikramat, senin (1/4/2019)

JATIASIH – Petugas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) melakukan perbaikan tanggul jebol di wilayah Perumahan Cahaya Kemang Permai di Jalan Sedap Malam BIII Kelurahan Jatikramat Jatiasih, Senin, (1/4/2019).
Tim BBWSCC melakukan perbaikan berupa penutupan tanggul yang jebol dengan materi terpal dan kumpulan karung berisi pasir dan disusun bertumpuk agar ketika hujan turun dapat menahan aliaran air kali untuk sementara waktu. 
Iwan Aditya Satuan Operasi dan Pemeliharaan III BBWSCC di lokasi jebolnya tanggul mengatakan, ada sebanyak 500 karung berisi pasir yang disiapkan untuk menutup dinding tanggul jebol, sebelum disusun juga karung-karung tersebut dilapisi terpal agar air tidak meresep. 
“Jadi ini penanaganan sementara agar ketika hujan air tidak tumpah ke pemukiman warga, rencana perbaikan permanen baru bisa dilakukan ketika musim kemarau,” kata Aditya
Sebelumnya, perumahan ini terdampak banjir akibat jebolnya tanggul kali Cakung dan mengakibatkan air kali Cakung masuk ke perumahan warga mulai pukul 15.30 wib pada Minggu, 31 Maret 2019 kemarin.
Hal ini dibenarkan salah seorang warga RT01 RW04 Perumahan Cahaya Kemang Permai, Musadat (41), mengatakan peristiwa jebolnya tanggul di depan rumahnya terjadi pukul 15.30 WIB. Kawasan yang biasanya aman dari banjir itu tiba-tiba terendam dengan ketinggian 1 meter.
Warga sempat panik dan berupaya menyelamatkan barang berharga mereka seperti mobil, motor, alat eletronik dan sebagainya dari ancaman rendaman air.
“Tidak biasanya kami kebanjiran, karena tanahnya cukup tinggi. Tapi air justru melimpas ke IKIP melalui RT 04,” kata
Musadat saat mendampingi tim kementerian PUPR untuk melakukan perbaikan sementara penanganan tanggul jebol diwilayahnya.
Ia juga menjelaskan, kejadian tanggul jebol ini pernah terjadi sebelumnya. “Ini sudah dua kali terjadi. Titik tanggul pertama sudah diperbaiki kemudian pada musim hujan ini dititik yang berbeda juga jebol,” katanya.(RON)

Bagikan: