Al Siddiq International School Jatimakmur Siap Cetak Murid Hafal Al-Quran

Ustad Taufik Hamim (tengah) Ketua Yayasan Al-Siddiq International School

PONDOKGEDE – Yayasan Al Siddiq Internastional selaku pengelola Al Siddiq International School membuka tahun ajaran baru dengan menghelat acara Fun Family Party, Minggu (14/5/2023).

Seperti diketahui, sekolah yang berlokasi Jl. H. Toha Jatimakmur Pondok Gede, membuka pendaftaran murid baru untuk tingkat TK, SD dan SMP dimulai tahun ajaran 2023-2024.

Ustad Taufik Hamim, Ketua Yayasan Al-Siddiq International mengatakan sekolah Al-Siddiq International School adalah sekolah baru yang akan membuka kegiatan belajar mengajar pada bulan Juli 2023.

Tujuan didirikan sekolah ini untuk mencetak para murid-murid hafal Al-Quran 30 Juz. Namun demikian sekolah ini bukanlah pesantren, namun Al Siddiq International School tetap mengacu pada kurikulum dari Dinas Pendidikan.

“Insha Alloh kami akan berupaya mencetak para generasi Al-Quran di sekolah ini. SD nanti hafal 15 juz dan SMP hafal 15 juz Al-Quran,” kata ustad Taufik Hamim, saat menggelar konferensi pers.

Bukan itu saja, lanjutnya Al Siddiq International School bukan hanya ilmu menghafal Al-Quran, tetapi juga akan diberikan pelajaran tentang tafsir dan ilmu agama lain disamping ada kurikulum dari Diknas dan kurikulum lokal seperti bahasa Sunda.

“Mudah-mudah dengan hadirnya Al Siddiq International School akan memberikan keberkahan di Kota Bekasi dan negara kita tercinta,” tutupnya.

Tempat yang sama, Abdullah Haris Direktur Pendidikan yayasan Al Siddiq International mengatakan Visi sekolah ini untuk mencetak generasi Qurani yang bisa mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, sehingga dapat berwirausaha.

Sedanga Misinya adalah bagaimana menginternilasi nilai-nilai Al-Quran di jiwa masing-masing siswa nanti, dan menjadikan Al-Quran bacaan utama. kemudian Al-Siddiq School juga akan memberikan pengajaran agar siswa terbiasa melakukan proses pembelajaran dengan arah dan tujuan menjadi leadership serta mampu bekerja sama dalam kelompok.

“Sistem pembelajaran kita dengan metode pendekatan. Kita juga mengajarkan Math, engineering dan science dengan pendekatan yang berkembang saat ini,” ujarnya.(RON)