Mahasiswa Asal Riau Pemenang Lomba Desain Logo HUT Kota Bekasi ke 23

Zulkifli Alfaiq (berdiri), mahasiswa asal Riau terpilih sebagai pemenang lomba desain logo HUT Kota Bekasi ke-23

BEKASI SELATAN – Zulkifli Alfaiq, mahasiswa asal Riau terpilih sebagai pemenang lomba desain logo HUT Kota Bekasi ke-23 tahun 2020 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi.

Zulkifli berhasil menyingkirkan empat finalis antara lain, Anto Wibowo (Jakarta), Erlangga Danar P (Bekasi), Arif Purnomo (Yogjakarta), Setyo Nugroho (Wonosobo). Atas capain itu, Zulkifli berhak mendapatkan hadiah uang sebesar 20 juta rupiah.

Ketua tim Juri, Harun Al Rasyid menjelaskan bahwa dewan juri menerima sebanyak 397 desain logo dari 180 orang peserta. Proses penilaian sendiri dilakukan secara bertahap.

“Dari 397 desain logo, dewan juri memilih 30 desain, kemudian dikrucutkan kembali dipilih menjadi 10 desain logo. Selanjutnya, dari 10 logo tersebut dipilih 5 finalis, dan dipilih satu pemenang tunggal,” Kata Harun Al Rasyid di Press Room, Humas Pemkot Bekasi, Senin (17/2/2020).

Harun menuturkan, ada lima kriteria penilaian dalam lomba desain logo HUT Kota Bekasi ke-23, kriteria penilaian antara  lain, orisinalitas karya, relevansi logo dengan tema HUT Kota Bekasi ke- 23, unsur estetika, dengan mengaplikasikan logo pada berbagai  platform media publikasi.

“Terimakasih kepada para semua peserta dalam menyumbangkan ide dan pemikiran dalam sebuah logo untuk Kota Bekasi,” kata Harun Al Rasyid.

Berikut beberapa uraian berberapa komponen dalam desain logo. Pertama, Tugu Patriot dengan bambu runcing berujung lima yang berdiri tegak dan pilar batas wilayah melambangkan bahwa Kota Bekasi salah Kota Patriot, serta awan abu-abu melambangkan bahwa Kota Bekasi adalah kota yang bersejarah.

Angka 23, dengan bentuk ulir menuju keatas merepresentasikan salah satu tema HUT Ke-23 Kota Bekasi yaitu menjadikan Kota Bekasi sebagai kota yang maju dan selalu mengembangkan potensi-potensi daerah secara berkelanjutan.

Warna Gradasi Merah dan Kuning melambangkan energi, samangat, keberanian, keharmonisan serta kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.

Warna Biru dan Ungu melambangkan ketenangan, keceriaan, kenyamanan, kepuasan wawasan dan kreatifitas masyarakat Kota Bekasi dalam kehidupan sosialnya. Sedangkan warna hijau melambangkan kesuburan dan ketenangan Kota Bekasi yang selalu tumbuh menjadi kota yang lebih maju.

Dalam logo terpilih ini juga terdapat 5 Ikon Infrastruktur Kota Bekasi yang dicantumkan yaitu Tugu Patriot sebagai lambang Kota Bekasi sebagai kota yang punya sejarah perjuangan para patriot, serta rumah ibadah yang merepresentasikan bahwa Kota Bekasi menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk menjadi kota yang sejahtera dan Ihsan dalam keberagamannya.

Dan terakhir bentuk ombak melambangkan bahwa Kota Bekasi sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat dalam berkehidupan sosial.

Diketahui, Kota Bekasi akan berulang tahun ke-23 pada 10 Maret 2020 yang akan datang. Terhitung sejak 23 tahun lalu, di tanggal 10 Maret 1997, Kota Bekasi berpisah dari Kabupaten Bekasi dan menjadi pemerintah otonom tersendiri.(RON)