Reses, Anggota DPRD Nicodemus Godjang Dorong Dana Alokasi RW

Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PDI Perjuangan Nicodemus Godjang gelar Reses II tahun 2019 yang berlangsung RW 004, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Minggu (10/11/2019) sore.

BEKASI TIMUR – Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PDI Perjuangan Nicodemus Godjang gelar Reses II tahun 2019 yang berlangsung RW 004, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Minggu (10/11/2019) sore.

Warga dilingkungan RW 004, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan, Bekasi Timur, mengeluhkan sarana dan prasana yang dirasakan masih kurang di wilayah itu kepada Nicodemus Godjang, diantaranya, Posyandu, jalan lingkungan (jaling), hingga saluran air.

Nicodemus Godjang mengatakan, dana alokasi RW ini menjadi usulan dewan di 2020 mendatang. Dana khusus ini dinilai sangat penting untuk kebutuhan warga dilingkungan RW setempat.

“Anggaran itu diusulkan bagaimana nanti RW bisa mengatur keuangannya sendiri untuk membangun lingkungannya,” katanya.

Nico mencontohkan, alokasi dana RW ini bisa digunakan untuk pembelian sebuah mobil Ambulance. Artinya ketika mereka konsen memggunakan anggaran satu tahun itu, maka bisa membeli mobil Ambulance untuk kebutuhan warga karena sakit.

Ia pun menyampaikan, dana alokasi RW nantinya digunakan sesuai dengan kebutuhan warga. Artinya, pengajuan proposal sesuai rencana anggaran biaya (RAB) pembangunan.

“Misalnya anggaran per RW maksimal sebesar Rp200 juta. Ini bisa dianggarkan. Karena jika dihitung ada 1000 RW, baru sekitar Rp200 miliar dari berapa persen APBD Kota Bekasi,” lanjut Nico.

Ia menambahkan, usulan dana RW ini tidak terlepas dari anggaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) yang tidak terpakai.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) ini menyinggung juga soal birokrasi yang sering memperlambat usulan warga seperti program Musrembang. Usulan mereka tertunda dari tiga tahun hingga lima tahun.

“Lagi-lagi, bagaimana ditingkat RW diberikan anggaran untuk membangun yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum seperti dana alokasi desa,” ujarnya. (ADV/RON)