SDN Pekayon Jaya III Kini Miliki Meubelair Baru

BEKASI TIMUR – Kepala Bidang (Kabid) Bina Program Disdik Kota Bekasi, Krisman Irwandi mengatakan, SDN Pekayon Jaya III, Bekasi Selatan, kini telah mendapat meubelair yang baru. Sebelumnya sempat menggunakan meubelair bekas pinjam pakai dari beberapa sekolah yang di-marger di Kota Bekasi.

Menurutnya, saat ini penggadaan meubelair untuk 75 SD dan 46 SMP di Kota Bekasi telah turun dan sedang dalam proses pengiriman. Pengiriman diutamakan terlebih dahulu untuk SDN Pekayon Jaya III.

“Untuk pengadaan meubelair itu sekarang sudah, saat ini lagi SPK (surat perintah kerja), SPK dimulai dari kemaren tanggal (07/10/2019) selama 75 hari, ( 2 bulan 15 hari itu masa kerja), kalau melewati.Masa kerja akan terkena pinalti, yang di Pekayon Jaya III sudah dikirim meubelair dari anggaran APBD 2019,”terangnya.

Dikatakanya, total anggaran APBD untuk pengadaan meubelair SD dan SMP di Kota Bekasi sebesar 11 miliar dengan perincian, untuk SD sebesar 6 miliar sedangkan untuk SMP 5 miliar rupiah.

“Tetapi ketika kontrak 3-6 miliar jadi 5,8 miliar, kan kita nawar juga. Terus kita minta tambahan tiangnya ada dua. Untuk yang dikirim ke SDN Pekayon Jaya III sebanyak 4 rombel atau 160 set meja dan kursi,”tukasnya.

Sebelumnya, Walikota Rahmat Effendi melakukan sidak ke SDN Pekayon III, pada Senin (16/9/2019).

Sidak tersebut lantaran adanya informasi yang mengatakan bahwa SDN Pekayon III tidak memiliki bangku dan meja selama 2 tahun, sehingga proses belajar mengajar dilakukan dengan duduk dilantai.

Setelah meninjau langsung ke lokasi, Rahmat mengatakan keberadaan sarana belajar disekolah SDN Pekayon III lantaran sedang menunggu hasil merger dari beberapa sekolah.

“Jadi ketiadaan mebeler itu disebabkan lantaran merger dan anggaran mebeler yang terlewat tahun sebelumnya. Hari ini bangku dan meja sudah ada di tiap kelas,” ucap Rahmat.

Rahmat katakan bahwa anggaran pendidikan di tahun kemarin difokuskan untuk pembangunan gedung sekolah baru dan rehabilitas bangunan.(RON)