Jalan Tol Jakarta-Cikampek Berlakukan Contra Flow dan One Way Selama Mudik Lebaran

Ilustrasi Kondisi umum tol Japek saat mudik lebaran.

JAKARTA – Korlantas Republik Indonesia merencanakan pengaturan lalu lintas Contra Flow maupun One Way yang akan diberlakukan selama arus mudik dan balik Lebaran 2019. Ini berlaku untuk arus mudik dan arus balik Lebaran.

Demikian disampaikan, Kepala Korlantas Republik Indonesia Refdi Andri, senin (27/5/2019). Refdi mengatakan penerapan manajemen lalu lintas ini akan dimulai tanggal 30-31 Mei 2019 dan 1-2 Juni 2019 untuk Arus Mudik dan 8-10 Juni 2019 untuk Arus Balik, dengan rencana operasi sebagai berikut :

*Contra Flow akan diberlakukan mulai dari Km 29 sampai dengan Km 61 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, pada pukul 06.00 – 21.00 WIB.

*One Way diberlakukan mulai dari Km 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek sampai dengan Km 263 Jalan Tol Pejagan-Pemalang, pada pukul 09.00 – 21.00 WIB.

Menurut Refdi, pemberlakuan skema contra flow dan one way ini juga dengan pertimbangan untuk mengakomodir lalulintas jarak pendek serta lalulintas yang dari dan menuju Bandung.

“Jalur one way hanya dapat digunakan untuk kendaraan kecil, sedangkan kendaraan besar atau bis serta pengguna jalan dengan jarak pendek agar menggunakan jalur normal,” katanya.

Sementara untuk pengguna jalan dengan tujuan jarak jauh seperti Cirebon, Semarang dan seterusnya dapat menggunakan jalur one way sebagai jalur alternatif.

“Adapun guna mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, kecepatan kendaraan yang diizinkan di jalur one way adalah maksimum 80 km/jam,” kata Refdi.

Refdi juga mengingatkan kembali bahwa masyarakat agar menggunakan fasilitas diskon 15 persen tarif Lebaran yang diberikan oleh para pengusaha Jalan Tol mulai tanggal 27-29 Mei 2019 untuk arus Mudik dan 10-12 Juni 2019 untuk arus Balik, sehingga volume lalulintas dapat terdistribusi dan kepadatan tidak terjadi.

Hal yang tidak kalah penting adalah Refdi juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanannya dengan lebih matang. Pastikan kendaraan dan pengendaranya prima, isi penuh bahan bakar kendaraan dan pastikan kecukupan saldo uang elektronik/etoll.(k6)