Pemkot Bekasi Revitalisasi Empat Pasar Tradisional

Makbullah

BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi akan melakukan Revitalisasi empat Pasar Tradisional di Kota Bekasi.

Empat pasar yang bakal di Revitalisasi adalah Pasar Kranji Baru Kecamatan Bekasi Barat, dengan nilai invetasi sebesar 145.007.555.336, Pasar Family Mart Kecamatan Medan Satria, sebesar 17.295.782.000, Pasar Bantar Gebang di Kecamatan Bantar Gebang, sebesar 42.357.357.280 dan Pasar Jati Asih Kecamatan Jati Asih, sebesar 44.466.926.897

Desperindag menargetkan revitalisasi keempat pasar tersebut bisa rampung tahun 2019 ini, tentunya revitalisasi yang akan dilakukan untuk saat ini hanya tinggal menunggu keputusan dari DPRD Kota Bekasi.

“Revitalisasinya yang saya tau itu ditargetkan tahun 2019 ini, pertengahan tahun 2019 dapat tercapai revitalisasinya, dan anggaran revitalisasi pasar seluruhnya dari pihak ketiga, pemerintah hanya mempasilitasi saja setelah selesai dibangun keuntungan pasar akan di bagi dua 50 50,” kata Makbullah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kamis (28/2/2019).

Rencana revitalisasi empat pasar sudah diajukan pada Tahun 2018 lalu oleh Dinas Perdagangan Dan Perindustrian (Disperdagperin) Kota Bekasi.

Alasan revitalisasi, karena empat pasar yang sudah selayaknya mendapatkan perbaikan kawasannya atau revitalisasi supaya pasar tradisional agar lebih terlihat tertib, aman nyaman bagi Konsumen.

“Itu kita lakukan karena permintaan pak Wali Kota yang ingin pasar tradisional dapat bersaing dengan pasar modern, akan tetapi revitalisasi pun jangan berlebihan sehingga konsumen takut membeli karena harganya mahal, revitalisasi ini di harap dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, empat yang di ajukan itu terlihat ketertibannya juga sudah kurang baik, seringkali para pedagang membuat pengunjung pasar maupun masyarakat yang melintasi pasar tidak tertib

Maka dari itu, kata dia Disperdagperin mengusulkan revitalisasi supaya pengunjung, konsumen dan masyarakat yang melintas di pasar itu tidak terganggu, sehingga dengan pengajuan revitalisasi diharapkan empat pasar itu dapat menampung para PKL dan membuat ketertiban dilingkungan pasar terpelihara dengan baik.

“kita targetkan tahun 2019 ini, empat Pasar di Kota Bekasi dapat terealisasi dan bisa di revitalisasi pasar yang sudah saya ajukan biar rapih. Tahun depan juga 6 pasar yang dikelolah Pemkot juga bakal direvitalisasi dan dana dari pemkot sendiri. Kalau sekarang empat pasar yang direvitalisasi itu dananya dari pihak ketiga pemkot hanya mempasilitasi saja,” terangnya.

Menurut Makbullah, dari sejumlah pasar yang ada kenapa cuma empat pasar tradisional yang kita usulkan untuk di revitalisasi. Karena Itu kita ajukan melihat keadan gedungnya juga sudah tidak layak.

“Karena tidak layak sehingga dalam gedung pasar tidak dihuni pedagang dan kebanyakan pedagang malah memilih berjualan di luar sehingga dengan kondisi seperti itu ketertiban dan kenyamanan penjual mau pun pembeli mengganggu lalulintas yang ada maka untuk menjaga ketertiban harus di revitalisasi pasar tersebut.” ungkapnya.

Diharapkan revitalisasi pasar dapat berjalan pertengahan tahun ini, karena pengajuan terhadap revitalisasi pasar tradisional sudah berjalan tahun lalu sehingga revitalisasi sangat di butuhkan oleh pedagang yang ada di empat pasar tradisional di Kota Bekasi.(RON)