Sambut Pemilu 2019, DPD PKS Gelar Aksi Flashmob di Jalanan Kota Bekasi

BEKASI KOTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi melakukan Flasmob secara serentak dijalanan Kota Bekasi, minggu (24/2/2019).

PKS menyatakan bahwa Flashmob sebagai langkah aksi simpatik dan fun yang dilakukan untuk mengenalkan PKS kepada masyarakat.

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara mengatakan Flashmob kali ini, PKS Kota Bekasi menurunkan 1000 kader yang berjajar sepanjang sisi ruas jalan yang ada di Kota Bekasi.

“Alhamdulillah sambutan kader dan simpatisan luar biasa. Inilah bentuk kecintaan kader pada pemimpinnya. Inilah bukti soliditas kami menyambut Pemilu 2019,” ujar Heri Koswara di titik akhir Flashmob di Danau Duta Harapan, Bekasi Utara.

Sementara itu Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan senang sekali berkesempatan jumpa dengan warga Kota Bekasi dan keluarga besar PKS.

“Ini anugerah yang besar. Melihat situasi dan kondisi Bekasi. Antusiasme warga menyambut pilpres maupun pemilu legislatif. Saya melihat warga Bekasi adalah warga yang sadar politik. Saya optimis warga Bekasi akan menunaikan haknya sebagai warga negara.” sambungnya.

PKS, kata Sohibul, bertekad ingin perhelatan demokrasi berjalan penuh kegembiraan, tidak ada permusuhan. “Kami lakukan sosialisasi simpatik. Kami datang ke rumah-rumah dengan cara yang santun. Kami ingin masyarakat melihat PKS. Terimalah kader PKS yang mengetuk pintu rumah bapak dan ibu. Warga Bekasi yang ingin tahu tentang PKS juga bisa datang ke kantor-kantor PKS. Silakan!” Tegasnya.

Sohibul juga memohon maaf apabila ada pihak-pihak yang terganggu dengan kegiatan ini.

“Kita berada di pinggir jalan ini semua dilakukan agar PKS melihat bahwa kami kreatif dan fun. Mohon maaf jika perjalanan terganggu. Kami berikhtiar semaksimal mungkin kegiatan kami penuh kegembiraan.” Tukasnya.

Tentang suasana kampanye, Sohibul Iman mengingatkan demokrasi itu tidak boleh ada kekerasan. Tidak boleh ada permusuhan. “Pemilu lima tahun sekali, tetapi bertetangga setiap hari.” tuturnya.

Terakhir, Sohibul Iman menegaskan bahwa PKS berusaha maksimal memenangkan Prabowo-Sandi.

“Tadi topengnya PS-Sandi semua, tidak ada topeng saya. Pilihan kita PS-Sandi tetapi bukan berarti membenci yang tidak kita pilih. Yang merasa puas dengan kinerja Jokowi silakan pilih Jokowi tetapi kami melihat Indonesia bisa lebih baik lagi. Masih ada potensi untuk jauh lebih baik dan itu tidak dikerjakan Jokowi,” pungkasnya.(RON)