Anden: “sumber dana ke Thailand hasil patungan dari potongan SPJ”

Pansus XIX di tahun 2017 kala itu menangani RDTR di Kabupaten Bekasi

CIKARANG – Mantan anggota Pansus XIX yang menangani RDTR Kabupaten Bekasi, Anden, Rabu, (5/12/2019) membantah dirinya tidak mengetahui sumber dana yang digunakan untuk liburan ke Thailand bersama anggota DPRD lainnya.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan sumber dana itu dari potongan SPJ usai kunjungan Pansus XIX ke Surabaya dan Sidoarjo pada tahun 2017 silam.

“Bang.., bukan saya gak tau sumber dana itu. Tadi saya ngomong lagi di mobil. Saya ralat bang, uangnya juga dari urunan potongan SPJ yang waktu itu kunjungan dari Surabaya, dikumpulin di staff untuk berangkat ke Thailand,” kata Anden yang meminta keterangannya di klarifikasi.

Meski dia menyebut dana ke Thailand hasil patungan SPJ, pria yang saat ini mencalonkan diri kembali menjadi anggota DPRD mengaku tidak mengetahui besaran uang patungan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, mantan anggota Pansus XIX (19) DPRD Kabupaten Bekasi, Anden membenarkan ditahun 2017 silam pernah jalan-jalan ke Thailand.

Dia juga menyebut sejumlah nama dewan lainnya yang ikut dalam rombongan itu.

“Iya (ke Thailand), itumah liburan keluarga. Kan waktu itu kita ngobrol-ngobrol di Bus liburan yang murah kemana. Katanya ke Thailand,” singkatnya.

Meski diakuinya liburan bersama keluarga, namun dia mengaku lupa tanggal dan bulan apa jalan-jalan ke Tahiland. Dalam rombongan itu kata Anden ada beberapa anggota DPRD lainnya yang ikut serta ke Thailand.

“Saya lupa bulan apa. Ada Taih, Nyumarno juga. Coba tanya aja,” singkatnya lagi.

Anehnya, meski diakui ke Tahiland dalam rangka liburan keluarga, dia tidak mengatahui sumber dana yang digunakan untuk jalan ke Thailand disaat itu.

“Wah itusih saya gak tau bang. Udah ya bang tanya sama yang lain aja,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi tersebut.

Saat ditanya apakah jalan-jalan ke Thailand ada kaitanya dengan Pansus XIX dan Proyek Meikarta. Anden kembali menampik, bahwa liburannya ke luar negeri bukan kompensasi golnya Perda RDTR.

“Cuma liburan keluarga. Kalo soal itu (kompensasi) Saya gak tau bang,” katanya.

Untuk diketahui, DPRD Kabupaten Bekasi pada April 2017 membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi.

Pansus XIX yang membedah RDTR kala itu membahas wilayah I yang mencakup area Cikarang Utara, Cikarang Timur, Cikarang Selatan, Cibitung dan Tambun Selatan serta wilayah IV yang terdiri dari Tarumajaya, Muaragembong, Babelan dan Tambun Utara.

Ketua Pansus XIX wilayah I dan wilayah IV di tahun 2017 saat itu dipimpin Taih Minarno dari Fraksi Demokrat.