Sewa Stand PRB Dibandrol Rp3 juta sampai Rp10juta ?

Ilustrasi

CIKARANG – Pelaksanaan Pekan Raya Bekasi (PRB) yang telah dibuka secara resmi, Jumat (2/11) menuai kritik bagi sejumlah pihak.

Bahkan ada yang mempertanyakan pelaksanaan kegiatan PRB, sebab sejumlah standnya dikomersilkan pihak pelaksana kegiatan dengan bentuk sewa yang mencapai Rp 10 juta/stand.

Ironisnya, sewa stand tersebut oleh CV Keiza Pratama Kreasi selaku pemenang lelang PRB, diberlakukan terhadap SKPD yang ada di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Padahal, Pemkab Bekasi melalui Bagian Perekonomian telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp329 juta melalui APBD tahun 2018 untuk kegiatan PRB tersebut.

Hal itu diungkapkan Ketua Eksekutif LSM Komite Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi), Suryana Koesnadi. Menurut Suryana, menjadi tanda tanya besar, mengapa SKPD Pemkab Bekasi harus menyewa stand di PRB.

Padahal diketahui, Pemkab Bekasi menggelontorkan anggaran uang negara yang cukup besar hanya untuk kegiatan PRB selama 10 hari tersebut.

Dikatakan Suryana, dengan adanya sewa menyewa yang dilakukan pelaksana PRB kepada pihak SKPD, pihaknya menduga ada perbuatan yang tidak sesuai dengan perjanjian kontrak kerja.

Selain itu, dalam sewa stand tersebut disinyalir ada kerugian keuangan negara, sebab SKPD harus mengalokasikan anggaran untuk sewa stand PRB, meskipun kegiatan PRB dananya sudah digelontorkan dari APBD Kabupaten Bekasi.

Pihaknya menduga, kegiatan PRB merupakan bancakan bagi sejumlah oknum. Terlebih dalam kegiatan tersebut, CV Keiza Pratama Kreasi sudah menangkan lelang selama 2 tahun, yakni tahun 2017 dan 2018.

Sebelumnya dikabarkan, Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) kegiatan PRB, Ratimin saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan PRB dilaksanakan di Stadion Mini Kec Sukatani, dilaksanakan selama 10 hari, yakni mulai tanggal 2 hingga 11 November 2018. Kegiatan PRB sudah dilakukan lelang melalui ULP Kab Bekasi, dengan harga kontrak Rp 329 juta.

Kepala Seksi Sarana Perekonomian Produksi dan Perdagangan (SPPP) Bagian Perenomian Setda Pemkab Bekasi, Ratimin, mengungkapkan, pemenang lelang kegiatan PRB akan mendirikan 26 stand yang diperuntukkan bagi 23 kecamatan dan 3 bagian di setda Pemkab Bekasi.

“Selain itu, pemenang lelang menyediakan panggung hiburan ukuran 6×8, lighting, sound system dan seketariat,” katanya.

Kegiatan PRB ini diharapakan mampu menyampaian perencanaan dan hasil pembangunan daerah, promosikan potensi perekonomian dari pelaku usaha dan BUMD di Kab Bekasi agar bisa interaksi dgn konsumen demi memperluas jaringan, dan sebagai media hiburan bagi masyarakat. Untuk itu targetnya bisa tercapai.

Ratimin menambahkan, hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui adanya sewa-menyewa stand oleh pihak pemenang lelang (EO).

Sebab, pihaknya tidak pernah terlibat, dan tidak ada setoran untuk pemasukan bagi PAD Kabupaten Bekasi. Namun pihaknya akan menjadikan hal ini sebagai evaluasi kedepannya.(jie)