Obon Khawatir UMSK Kabupaten Bekasi dibawah Karawang

Obon Tabroni

CIKARANG – Wakil Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Obon Tabroni mengatakan, kenaikan UMK yang sudah diputuskan pada 1 November 2018, menurutnya tidak sesuai dengan permohonan para buruh yang meminta kenaikan mencapai 15 persen sampai 20 persen.

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kabupaten Bekasi 2019 resmi ditetapkan sebesar Rp4.146.126,18, atau naik 8,03 persen dari UMK 2018 sebesar Rp3.837.939.

“Untuk kenaikan UMSK, saya minta di Kabupaten Bekasi mencapai Rp4,7 juta,” tukasnya.

Meskipun saat ini para buruh tidak mempermasalahkan kenaikan UMK yang tidak sesuai dengan permohonan tersebut. Namun pihaknya sedang menunggu Upah Minimum Sektoral (UMSK) yang rencananya akan diumumkan pada 15 November 2018.

“Malulah kalau UMSK di Kabupaten Bekasi kalah dengan Karawang. Untuk sekarang upah minimum di Kabupaten Bekasi sekitar Rp4 juta, sedangkan Karawang sekitar Rp4,2 sampai Rp4,3 juta,” terangnya.(jie)