Bawaslu Kota Bekasi Nyatakan PPP dan PAN Peserta Pemilu 2019

BEKASI TIMUR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menggelar sidang sengketa proses pemilu yang diajukan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhadap KPU Kota Bekasi, kamis (18/10/2018).

Sidang mediasi penyelesaian sengketa pemilu dipimpin oleh Koordinator Divisi Sengketa Pemilu Bawaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti berlangsung secara marathon dari pukul 13.00 wib siang hingga sore.

Hasilnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Badan Pengawas Pemilu Kota Bekasi menyatakan PPP dan PAN lolos sebagai peserta Pemilu 2019.

“Kita sudah menggelar sidang sengketa pemilu antara PPP dan PAN dengan KPU Kota Bekasi. Berdasarkan Perbawaslu Nomor 27 Tahun 2017, maka kedua partai ini dinyatakan lolos untuk mengikuti pelaksanaan Pileg 2019,” ujar Novita Ulya Hastuti kepada awak media.

Novita mengatakan, KPU Kota Bekasi menerima keputusan penyelesaian sidang sengketa pemilu yang kemudian akan dijadikan sebagai ketetapan hukum untuk pelaksaan Pemilu 2019.

“Kita memberikan kesempatan kepada KPU untuk menolak atau menerima keputusan ini. Namun mediasi selesai dan menjadikan ketetapan ini untuk mengikuti proses dan tahapan pemilu selanjutnya,” ulas Novita.

Sementara, Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin mengaku sangat senang dengan ditetapkannya PPP kembali menjadi peserta Pemilu 2019 oleh Bawaslu dalam sidang mediasi penyelesaian sengketa proses pemilu.

“Kami sudah menyampaikan dalil-dalilnya. Alhamdulillah, KPU menerima PPP ikut serta kembali pada pemilu 2019,” kata Sholihin usai sidang mediasi.

“Ini sangat penting untuk meningkatkan moral dan semangat para caleg PPP. Semoga saja proses ke depan berjalan sebagaimana peraturan yang ditetapkan,” ujar pria biasa disapa Gus Shol.(RON)