Anak Penderita Tumor Warga Pebayuran di Rujuk Ke RSCM

PEBAYURAN-Setelah menyelesaikan tahapan pengobatan medis serta pengurusan dokumen Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan akhirnya Asmah Zaira Adila, anak lima tahun menderita tumor ganas yang terkendala biaya pengobatan, akhirnya bisa dirawat di rumah sakit untuk penanganan Medis, Menggunakana Mobil Ambulan, Lurah kertasari Yuyun Wahyudi Kurniawan Beserta Heni Fatmasari kepala Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas ) kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Jawa Barat membawa Asmah Azira Adila Ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (Rscm ) jakarta Senin ( 08/10/18)

Siti Aisyah (26) Ibu dari Asmah Zaira Adila yang tinggal di Kp Sayuran RT 06/03 Kelurahan Kertasari Kecamatan Pebayuran menjelaskan, penyakit benjolan tumor yang diderita anaknya sudah berjalan hampir delapan bulan.

“Selama ini dengan berbekal surat rujukan dari puskesmas pebayuran saya dan suami sudah bawa berobat ke Rumah sakit umum derah (RSUD) Karawang, Rs Herimna dan (RSUD ) Cibitung terus karena belum ada peralatan medis untuk mengobati penyakik anak saya Pihak RSUD Cibitung Kabupaten Bekasi menyarankan dirujuk Ke Rscm jakarta. Karena terkendala biaya terus ga ada pendamping jadi saya ga berani ngobatin anak saya kerumah sakit Cipto jakarta,” katanya.

Yuyun Wahyudi kurniawan Lurah Kertasari dan Kepala Puskesmas Pebayuran, Heni Fatmasari mengatakan dari satu bulan yang lalu sudah menangani kejadian ini.

“Karena harus ada beberapa tahapan dan kelengkapan dokumen yang harus di Penuhi dalam pengurusan BPJS Kesehatan jadi baru hari ini Pasien Kita Bawa Ke RSCM untuk penanganan medis lebih lanjut,” katanya.

Saat dihubungi melalui telpon selulernya Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr Alamsyah menjelaskan, penanganan pasien Anak Asmah Azira adila penderita tumor dibagian Bokong.

“Itu sudah sesuai alur, semua pihak seperti kelurahan, Puskesmas Pebayuran, RSUD Kabupaten Bekasi, Rs Hermina dan BPJS Kesehatan bahu membahu membantu untuk penanganan medis Asmah, Karena penyakitnya membutuhkan tata laksana rujukan yg berulang tuk pemeriksaan lengkap, maka penanganan nya butuh waktu,” jelasnya.(jie)