Cintai Pangan Lokal, DKP Sosialisasikan Gerakan Makanan Non Beras dan Non Terigu

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Agus Trihono

TAMBUN – Kepala Bidang (Kabid) Konsumsi dan Keamanan Pangan, pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Yeta menyebutkan, untuk menerapkan pola makan harapan untuk mengkomsumsi lokal sangat tinggi, terutama pola makan konsumsi barang import, maka diharapkan untuk mengkonsumsi pangan lokal berbasis non beras non terigu.

Ungkapan diatas tersebut dibeberkan saat kegiatan Gerakan Pangan Non Beras Non Terigu dengan mengangkat tema “Dengan Mencintai Pangan Lokal Kita Tingkatkan Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis pangan lokal, di Kantor Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan.

“Dari hasil survei, semua masyarakat Kabupaten Bekasi cara pola makannya sangat tinggi mengkonsumsi barang import, sementara pola makan untuk mengkonsumsi buah dan sayur kurang, hal ini harus ditingkatkan kembali, supaya angka pola makan harapan 88,3 poin untuk 2017, target untuk tahun 2018 pola makan harapan bisa menjadi 89,2 poin,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Agus Trihono mengungkapkan, agar masyarakat Kabupaten Bekasi mengkonsumsi non beras non terigu dan supaya lebih ditingkatkan.

“Makanan itu kata Agus, sangat penting untuk mengurangi kolesterol dan agar dapat menurunkan konsumsi beras dan terigu pertahun,” katanya..

Sementara itu, Camat Tambun Selatan, Iman Santoso mengucapkan terima kasih kepada dinas terkait yang mengadakan acara ini dan dapat memperkenalkan produk-produk rumah tangga yang ada di masyarakat Tambun Selatan.

Pantauan di lokasi, dilakukan demo masak non beras non terigu yang ditampilkan oleh chief dari hotel Santika yang bahannya dari singkong dan tempe dengan kadar kalori 50 gram.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, H. Agus beserta jajarannya, Camat Tambun Selatan Iman Santoso, Sekcam Tambun Selatan P. Tanjung, perwakilan Dinas Pertanian, Dinas Kelautan, sejumlah siswa SD, SMP dan SLTA se kecamatan Tambun Selatan, Ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Tambun.