Korban Gempa NTB Butuh Makanan, Obat, dan Tenaga Medis

ilustrasi

JAKARTA – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) membutuhkan makanan, obat-obatan, hingga pembalut sebagai kebutuhan yang mendesak.

“Kebutuhan mendesak saat ini, pembalut, obat, makanan, makanan bayi dan tenaga medis,” ujarnya di Gedung BNPB, Jalan Pramuka, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).

Karena itu, Sutopo berharap kepada berbagai pihak yang berniat ingin membantu. maka dapat menyalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar dapat disalurkan segera ke para pengungsi.

“Silakan berkoordinasi dengan BPBD atau posko di sana sehingga nanti terdaftar dan dapat distirbusikan,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, selain diketahui ada 91 orang yang meninggal dunia dan 209 orang mengalami luka-luka. di wilayah tersebut juga dilaporakan juga ada ribuan rumah yang rusak parah, sehingga ribuan warga sekitar terpaksa mengungsi.

Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga pukul 11.00 WIB hari ini sudah 147 gempa susulan terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Warga diimbau tidak menempati bangunan rusak karena dikhawatirkan roboh.

“Hingga pukul 11.00 WIB, sudah tercatat 147 kali gempa susulan, dengan 13 kali gempa di antaranya dirasakan,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di Kantor BMKG.