Bandung Kondusif, Kapolrestabes Dapat Pemghargaan dari Kang Emil

Ilustrasi

BANDUNG – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan penghargaan Bandung Bintang Utama kepada Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo. Penghargaan tertinggi di Kota Bandung itu diberikan karena keamanan Kota Bandung terjaga dengan baik.

Penghargaan diberikan langsung Wali Kota yang akrab disapa Emil itu di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Jabar, Senin (23/7/2018). Selain Hendro, Emil juga memberikan penghargaan serupa kepada Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana.

“Pak Hendro kami nilai secara ilmiah, secara hal yang kami rasakan banyak sekali berinovasi dalam konteks menjaga kondusivitas di Kota Bandung,” ucap Emil

Salah satu poin yang jadi pertimbangan, kata Emil, selama proses pilkada serentak beberapa waktu lalu, pelaksanaan di Kota Bandung berjalan kondusif. Hal tersebut menjadi tolak ukur apalagi polisi Bandung di bawah komando Hendro kerap menciptakan inovasi-inovasi.

“Itu salah satu yang terbesar, pesta demokrasi dua pilkada satu Pilwalkot, satu lagi Pilgub. Kita pantau dan kita rasakan nol dinamika, menandakan masyarakat Bandung melek demokrasi diperkuat pengkondisian dan konsep keamanan polisi,” kata dia.

Emil juga mengapresiasi kinerja Satreskrim Polrestabes Bandung. Menurutnya, Polrestabes Bandung saat ini mampu mengungkap dengan cepat segala bentuk kejahatan yang terjadi di Kota Bandung.

“Pengungkapan kecepatan kasus kriminalitas kami rasakan luar biasa,” katanya.

Bintang Bandung Utama sendiri merupakan penghargaan tertinggi di Kota Bandung. Menurut Emil, penghargaan ini diberikan kepada individu yang berprestasi menurut badan pertimbangan.

“Kita sudah beberapa kali. Tetapi untuk kepolisian, baru Pak Hendro, ini sejarah,” tuturnya.

Sementara itu Hendro mengungkapkan rasa syukurnya telah dipercaya oleh masyarakat dan Pemkot Bandung. Penghargaan ini menjadi suatu motivasi baginya dan jajaran kepolisian di Bandung.

“Kita akan bekerja keras mempertahankan Bandung yang sudah kondusif dan meningkatkan lagi sesuai moto kita Bandung aman bagi masyarakat tapi tidak aman bagi pelaku kejahatan,” ucap Hendro.

Hendro mengatakan kasus kejahatan di Kota Bandung sendiri saat ini turun. Contohnya kasus begal. Menurutnya, kasus pencurian dengan kekerasan tersebut turun hingga 75 persen.