Urai Mecet di Tol, PMJ Buka Tutup Rest Area

ilustrasi Kondisi umum tol Japek saat mudik lebaran.

JAKARTA – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, Kamis (7/6/2018), mengatakan, Polisi menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurai kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek selama arus mudik Lebaran 2018. Salah satunya memberlakukan sistem buka-tutup di rest area.

“Ada (titik di rest area yang rawan macet), di KM 39 rest area yang arah Cikampek, kemudian di KM 9 atau KM 10. Ya, sistemnya kalau tempat itu sudah penuh ya kita tutup,” katanya.

Yusuf menjelaskan jumlah pengendara yang beristirahat di rest area akan dibatasi. Jika telah dipadati pemudik, pengendara lain tak diperbolehkan masuk dan diarahkan menujurest area lain.

“Nggak boleh berhenti di situ, yang mau masuk ke dalam kita luruskan saja, itu masih penuh, (jadi) nggak sampai ngantri di dalam tol,” ujarnya.

Strategi lain yang telah dilaksanakan oleh polisi adalah mengimbau pemudik dari arah Jakarta tak pulang ke kampung halaman dalam waktu bersamaan.

“Strategi membuat mudik itu tidak secara bersama-sama, misalnya ada beberapa instansi yang kita sarankan untuk mudik tanggal 9, tanggal 10, jadi supaya mereka berangkatnya tidak berbarengan,” papar Yusuf.

Kombes Yusuf mengimbau proyek infrastruktur di sekitar Jalan Tol Cikampek dihentikan sementara selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Hal itu dilakukan agar kemacetan di lokasi tersebut bisa lebih terurai.

“Pada saat rapat koordinasi nanti, kita sampaikan kepada proyek LRT, yang kira-kira dibersihkan, dibersihkan dulu, untuk memperlebar jalan, kemudian kita menempatkan personel pada simpul-simpul kemacetan,” tuturnya.

Selain itu, Yusuf menerangkan apabila kemacetan lebih dari 5 kilometer. Kebijakan itu, disebut Yusuf, telah dilakukan pada tahun lalu.

“Apabila di pintu Cikarang Utama sudah melebihi 5 kilometer, sesuai kesepakatan seperti tahun lalu itu dibebaskan untuk bayar tol,” katanya.(**)