Lapas Pasirtanjung Buka UPZ, Kalapas: “kami ingin berpartisipasi mengeluarkan Zakat, Infaq dan Shodakoh”

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)

CIKARANG – Kepala Lapas Kelas III Bekasi, Kadek Anton Budiharta mengatakan, Ramadhan 1439 H ini menjadi sejarah baru bagi Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Cikarang.

Pasalnya saat ini Lapas yang berada di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat itu telah resmi menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dikukuhkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.

“Dengan menjadi UPZ, nantinya Lapas Cikarang akan mengumpulkan Zakat, Infaq dan Shodakoh yang dikeluarkan oleh para sipir dan narapidana untuk kemudian diserahkan ke Baznas Kabupaten Bekasi,” singkatnya.

Khusus untuk Zakat Infaq dan Sedekah yang dikeluarkan oleh para napi dan sipir di Lapas Cikarang, nantinya sebagian besar akan dikembalikan lagi oleh Baznas bagi kemasalahatan para warga binaan atau narapidana.

“Kita sangat mengapresiasi dengan pembentukan UPZ ini, karena selain kami menerima bantuan, tentunya kami juga bisa berpartisipasi dengan mengeluarkan Zakat, Infaq dan Shodakoh,” kata Kalapas Kadek Anton.

Ditempat yang sama, Kepala Baznas Kabupaten Bekasi, Abdul Aziz menjelaskan, UPZ Baznas juga berada di tempat-tempat atau instansi pemerintahan lainnya di Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah, Baznas Kabupaten Bekasi ini mendapatkan dukungan yang luar biasa dari Ibu Bupati dan juga para PNS di lingkungan Pemda Kabupaten Bekasi dan seluruh Camat. Sehingga, semua SKPD termasuk instansi kecamatan itu saat ini sudah menjadi UPZ,” kata Abdul Aziz.

Dengan adanya UPZ, proses pengumpulan dan pendistrusian Zakat Infaq dan Sedekah akan lebih ringan karena dilakukan bersama-sama.

“UPZ ini merupakan garda terdepan di bidang pengumpulan dan pendistribusian karena tugas UPZ selain mengumpulkan, juga kami beri kesempatan untuk mendistribusikan. Khusus di Lapas Cikarang ini proses pendistribusian nantinya akan diberikan dalam bentuk dukungan terhadap program-program atau kegiatan yang ada,” katanya.