Brigjend Herry Wibowo bersama Orang Tua Presiden Berikan Pengobatan Gratis di Surakarta

Brigjend Pol Drs Herry Wibowo, MH berbincang dengan warga

SURAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia menurunkan tim dokter untuk jemput bola mengobati masyarakat yang rumah tinggalnya jauh dari lokasi Rumah Sakit atau di daerah pinggiran Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis, (10/5/2018).

Tim dokter Polri dipimpin Brigjend Pol Drs Herry Wibowo, MH, mendatangi rumah warga yang sedang sakit di wilayah Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

“Baksos Polri mengunjungi warga yang sakit kami lakukan secara rutin setiap bulan,” ucap Brigjend Pol Drs Herry Wibowo, MH.

Brigjend Heri menjelaskan saat ini tidak sedikit warga yang mengalami sakit namun tak bisa berobat karena tidak memiliki biaya.

Selain itu banyak pula yang karena faktor usia tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh misal menuju RSUD yang berada di Kota Surakarta untuk melakukan pengobatan.

“Agar pasien-pasien ini tetap mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga sembuh dari sakit yang dideritanya, Polri menurunkan tim dokter yang langsung turun ke rumah-rumah warga. Pelayanan kesehatan ini diberikan gratis kepada warga,” ucapnya.

Menurutnya, Polri tidak hanya mengobati warga yang sakit, tetapi juga membantu proses pembuatan KIS (Kartu Indonesia Sehat).

“KIS ini merupakan fasilitas kesehatan yang diberikan pemerintah terhadap masyarakat dan perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harap Brigjend Herry.

Dalam kegiatan Baksos tersebut, Brigjend Herry boleh berbangga hati karena dihadiri oleh ibu Sudjiatmi, orangtua kandung dari bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia.

“Beliau mendampingi kami dan turut memberikan santunan terhadap warga miskin yang membutuhkan pengobatan gratis,” ungkap Brigjend Herry.

Selain dihadiri ibu Sudjiatmi, Baksos Polri mengunjungi orang sakit juga diikuti oleh Kombes Pol Dr. dr.RUSDIANTO, M.M., DFM., M.Si, para Bhabinkamtibmasy Polri, para kepala desa beserta perangkat RW dan RT di wilayah Kecamatan Banjarsari dan komponen masyarakat lainnya yang tergabung dalam komunitas Konco Solo.

“Baksos pengobatan gratis dan santunan warga yang membutuhkan di wilayah Kota Surakarta sudah kami ikuti sejak beberapa bulan terakhir,” ucap Anggoro, salah satu pengurus komunitas Konco Solo. Baksos Polri dinilainya positif dan sangat efektif karena bantuan diberikan langsung oleh Polri dengan cara mengunjungi rumah-rumah warga.

Komunitas Konco Solo, terang Anggoro, tidak hanya ikut membantu saat pelasanaan Baksos Polri, tetapi turut merekomendasikan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan pengobatan gratis dan santunan.

“Untuk kegiatan Baksos Polri hari ini, Konco Solo merekomendasikan 7 warga miskin untuk diberikan pengobatan gratis dan santunan oleh Polri,” ucap Anggoro.

Ketujuh warga tersebut yakni, ibu Sariem, warga Kelurahan Nusukan, ibu Rusminah dan ibu Lasmini warga Kelurahan Gilingan, ibu Sudarmi warga Kelurahan Stabelan, bapak Agus Santoso warga Kelurahan Keprabon dan Mak Ti warga Kelurahan Sumber.

Anggoro mengatakan, selain ketujuh warga tersebut, Konco Solo pun telah merekomendasikan ratusan warga miskin dan sakit kepada Polri melalui Brigjend Herry Wibowo.

“Mereka benar-benar tidak mampu, baik secara fisik untuk berobat ke rumah sakit maupun secara keuangan,” ucapnya. (Don/jie)