DPRD Kota Bekasi Lakukan Kunker Ke DPRD Kota Tegal

Pimpinan dan Anggota Badan Musyawarah DPRD Kota Bekasi melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Tegal, jumat (13/4/2018)

TEGAL – Dalam rangka mendapatkan masukan atau referensi tata cara mengambil kebijakan atau keputusan dalam rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Bekasi, Pimpinan dan Anggota Badan Musyawarah DPRD Kota Bekasi melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Tegal, jumat (13/4/2018).

Ketua DPRD Kota Bekasi H.Tumai,SE dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Kota Tegal karena telah diterima dengan baik.

“Maksud dan tujuan kami datang ke DPRD Kota Tegal adalah sharing dalam rangka mengambil kebijakan atau keputusan bagaimana cara mengambil keputusan dalam rapat badan musyawarah,bahwa anggota badan musyawarah memiliki peranan yang sama dalam mengambil keputusan sebagaimana dimaksud DPRD Kota Tegal seperti apa dalam mengambil keputusan tersebut?,kata Tumai

Wasmad Edi Susilo ( Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dari fraksi Golkar ) menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Kota Bekasi yang telah mau berkunjung ke DPRD Kota Tegal dalam rangka sharing / tukar pikiran bagaimana tatacara mengambil keputusan dalam rapat badan musyawarah.

“Kota Tegal adalah kota yang kecil di jawa tengah dengan jumlah penduduk kurang lebih 290 ribu jiwa,terdiri dari 4 kecamatan dan 27 kelurahan, luas kota tegal 29 KM,” ujarnya.

DPRD Kota Tegal hanya mempunyai 4 Dapil dalam Pemilihan Legislatif Tahun 2014 – 2019 Dapil Tegal Barat,Tegal Timur,Tegal Selatan dan Margadana, Anggota Legislatif berjumlah 30 Kursi dimana dalam Pemilu tahun 2014 PDIP memiliki kursi terbanyak yaitu 8 kursi,PKB 5 kursi,Golkar 4 kursi,PKS 3 kursi,Gerindra 2 kursi,Demokrat 2 kursi,PAN 2 kursi,Hanura 2 kursi , PPP dan Nasdem masing masing mendapat 1 kursi.

Kota Tegal mempunyai misi mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,Pemerintahan yang baik dan bersih,mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas,mewujudkan Perekonomian Daerah berbasis keunggulan Potensi Lokal,mewujudkan Insfraktuktur yang baik.

Menanggapi bagaimana tatacara membuat referensi dan masukan dalam rapat bamus,harus terbangunnya Sinergitas antara pimpinan dan anggota,menciptakan keharmonisan dan saling menghormati kewenangan masing- masing anggota, menerima dan menampung masukan dari anggota badan musyawarah yang nantinya akan ditindaklanjuti.(ADV)