90 Paket Masuk ULP, Dewan Minta Pembangunan Fisik Jangan Telat

CIKARANG – Kepala Bagian ULP Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia mengatakan, sampai dengan April 2018 tercatat ada sekitar 90 paket kegiatan, 6 diantaranya sudah diketahui hasil lelangnya.

“Kurang lebih ada 90-an yang sudah kita terima, dan baru ada 6 yang sudah diketahui hasil lelangnya,” katanya.

Jenis kegiatan mayoritas adalah jasa konsultan perencanaan. Sementara untuk lelang jasa kontruksi masih sedikit.

“Banyaknya jasa konsultan perencanaan. Kalau untuk jasa kontruksi masih sedikit,” kata dia.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Kardin, berharap agar SKPD teknis dapat segara melakukan lelang kegiatan dan mendorong agar realisasi pengerjaan fisik dapat dilaksanakan secepatnya di lapangan.

“Kita sudah mewanti-wanti agar anggaran yang sudah dikucurkan untuk pembangunan fisik bisa terealisasi maksimal,” kata Kardin.

Ia pun mengingatkan agar realisasi fisik segera digiatkan sehingga nantinya tidak terjadi penumpukan di akhir tahun anggaran. Apalagi, saat ini sudah memasuki triwulan kedua tahun 2018.

“Kalau numpuk di akhir tahun anggaran kita khawatir realisasi pekerjaan tersebut tergesa-gesa dengan resiko program yang kurang optimal,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, jika terkendala suatu persoalan sehingga lelang belum dilakukan SKPD dapat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Hal ini bertujuan untuk memacu realisasi penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan fisik.

“Sehingga saat pembahasan anggaran perubahan tahun anggaran 2018 nanti juga bisa bisa berjalan optimal sebagaimana mestinya,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi ini.(jie)