Dinas PUPR Minta PLN Tepati Janji Cabut Tiang Listrik

Kadis PUPR, “PLN Meminta waktu antara 2 sampai 3 bulan untuk memindahkan tiang listrik,”.

CIKARANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin membenarkan adanya tiang listrik yang tertanam di tengah jalan coran beton.

Tiang listrik tersebut banyak terdapat dari batas kota sampai Kabupaten Bekasi dalam waktu dekat akan di pindahkan oleh PLN guna mempercepat kelanjutan pembangunan jalan kalimalang yang belum tuntas.

“PLN Meminta waktu antara 2 sampai 3 bulan untuk memindahkan tiang listrik, mulai dari batas kota bekasi hingga sampai ke tegal danas,” katanya.

PLN kata Jamaludin sudah berkomitmen bahkan sudah mengganggarkan sendiri biaya pemindahan tiang listrik yang masih tertanam di tengah jalan kalimalang.

“PLN menyanggupi untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menuntaskan pembangunan jalan arteri kalimalang yang masih terputus putus. PLN sudah mengganggarkan pemindahan tiang listrik sepanjang 20 KM mulai dari batas Kota Bekasi hingga ke Kabupaten Bekasi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan jalan kalimalang harus sudah berfungsi di 2018 dengan dua jalur dalam rangka mengurai kemacetan yang kerap terjadi disaat jam sibuk kerja maupun pulang kerja.

“Target dari PLN sendiri 3 bulan, Namun Pemerintah Kabupaten Bekasi menginginkan sebelum akhir tahun 2018 jalan kalimalang sudah bisa di fungsikan dua jalur,” imbuhnya.

Menurut Pria kelahiran Cibarusah ini target kinerja yang dilakukan PLN dalam memindahkan tiang listrik harus di dukung penuh. Progres dari PUPR Kabupaten Bekasi bahwa Jalan kalimalang tahun ini harus berfungsi penuh dua lajur, belum lagi jembatan tegal gede kelanjutan pembangunanya akan dilaksanakan dan sekarang sedang dilakukan proses lelang untuk mencari pemenangnya.

“Sebelum akhir tahun 2018 jalan kalimalang optimis bisa di rampungkan jadi dua jalur, agar tidak lagi terjadi kemacetan dan kepadatan,” pungkasnya.