Soal APK Dengan Habib Rizieq, Kubu Nur Supriyanto Penuhi Panggilan Panwaslu

BEKASI TIMUR – Panwaslu Kota Bekasi menerima Tim advokasi pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto dan Adhi Firdaus, Rabu (28/3) sore.

Kedatangan berjumlah tiga orang yang dipimpin, Bambang Sunaryo untuk dimintai keterangan terkait adanya alat peraga kampanye (APK) bergambar Nur Supriyanto bersanding dengan Habib Rizieq Shihab.

“Kedatangan kami adalah dalam rangka memenuhi undangan Panwaslu Kota Bekasi berkaitan dengan adanya pelaporan dari wilayah Bekasi Timur yang menyangkut adanya APK yang tidak sesuai dengan standar. Kita juga meminta klarifikasi, sebetulnya yang dilaporkan siapa subyeknya,” jelas Wakil Ketua I Tim Advokasi Paslon 2, Hiu Hindiana.

Hiu lalu mengaku bingung karena Paswaslu Kota Bekasi tidak bisa menjelaskan subyek yang dilaporkan terkait adanya APK yang diduga melanggar ketentuan tersebut.

“Lho bagaimana mungkin kami yang bertanggungjawab. Harus dipahami bahwa dukungan untuk Paslon 2 itu sangat banyak, jadi ini siapa subyek yang dilaporkan,” tanya Hiu kepada awak media.

Terkait tindakan pencopotan terhadap APK yang dianggap tidak memenuhi ketentuan, Hiu lalu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Panwaslu dan Satpol PP Kota Bekasi.

“Kami selaku Tim Advokasi dari Paslon 2 mengucapkan terima kasih kepada Panwaslu dan Satpol PP yang sudah mencopot atribut-atribut yang kami anggap merugikan nama Paslon 2,” tegasnya.

Sementara, Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti mengatakan, pemanggilan sendiri untuk mengklarifikasi soal APK Cawalkot Nur Supriyanto yang bersanding dengan Habib Rizieq.

Menurut Novita, dalam klarifikasinya, pihak Tim Advokasi Paslon Nomor 2 membantah bahwa APK yang memasang adalah tim kampanye paslonnya.

“Mereka (Tim Advokasi) membantah itu bukan desain APK milik paslon nomor 2,” ujarnya.(RON)