Pemkab Bekasi Bakal Punya Gedung Pemerintahan 16 Lantai

CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membangun gedung pemerintahan 16 lantai di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Desa Sukahami, Kecamatan Cikarang Pusat.

Untuk mewujudkan pembangunan tersebut, Pemkab Bekasi siap menggelontorkan dana sebanyak Rp 200 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin mengatakan, pembangunan gedung 16 lantai ini menggunakan dua tahun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), yakni periode 2018 dan 2019 dengan masing-masing Rp 100 miliar. Karena itu, proyek ditargetkan selesai akhir tahun 2019.

“Akhir Maret 2018 kita targetkan proyek sudah diberjalan dengan diawali pemasangan tiang pancang. Kemungkinan tahun 2020, kantor sudah bisa digunakan pegawai dan masyarakat,” kata Jamaludin pada Selasa (13/2/2018).

Kantor pemerintahan yang eksis saat ini tidak representatif untuk melayani masyarakat. Jadi menurut Jamal, pembangunan gedung tersebut sangat mendesak. Ruang kerja para staf di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), kata Jamal, saling berimpitan dengan pegawai lain

“Sekarang satu gedung diisi oleh dua sampai tiga OPD, sehingga pelayanan tidak maksimal. Padahal idealnya, satu gedung atau satu lantai bangunan diisi satu dinas,” ujar Jamal.

Sementara, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Henry Lincoln menjelaskan, gedung yang akan dibangun ini bakal digunakan oleh 10 OPD di wilayah setempat.

Lanjut Henry, dari 10 OPD tersebut di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas PUPR, Dinas Perumahan Rakyat, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Henry yakin, keberadaan gedung ini akan meningkatkan kinerja aparatur dan pelayanan ke masyarakat.

“Rencana ini sudah ada sejak 2016 lalu dan DED (Detail Engineering Design/proyek perencanaan fisik) juga sudah rampung akhir 2017 kemarin,” kata Henry.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti meminta peningkatan pelayanan kepada masyarakat jangan hanya sebatas pembangunan infrastruktur saja. Namun pembenahan diri di kalangan aparatur, supaya rajin bekerja sesuai dengan waktunya.

“Kalau gedung baru tapi pegawainya juga malas yah percuma. Pembangunan harus diiringi dengan tanggung jawab yang tinggi, sehingga bisa memaksimalkan pelayanan,” kata Jejen.

Meski demikian, Jejen mengapresiasi upaya pemerintah yang membangun gedung ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Gedung ini sangat memberikan manfaat untuk masyarakat, agar digunakan sesemaksimal mungkin,” katanya. (Jie)

Data :
– Jumlah lantai 16 plus basement
– Luas total lantai 22.340 meter persegi
– Jumlah parkir mobil 164 kendaraan
– Basement: Utilitas bangunan dan ruang kontrol
– Lantai 1 dan 2: parkir kendaraan
– Lantai 3: Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
– Lantai 4: Pelayanan bersama
– Lantai 5 dan 6: Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
– Lantai 7 dan 8: Dinas PUPR
– Lantai 9 dan 10: Dinas Perumahan Rakyat
– Lantai 11: Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa
– Lantai 12: Dinas Koperasi
– Lantai 13: Dinas Perdagangan
– Lantai 14: Dinas Perindustrian
– Lantai 15: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
– Lantai 16: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah
– Total OPD ada 36 (terdiri dari Dinas dan Badan)