Polresta Bekasi Ungkap Pencurian di Rumah Anggota DPR

CIKARANG UTARA – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi menangkap dua orang yang nekat mencuri di rumah anggota DPR Fraksi PAN, Daeng Muhamamd di Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara. Dua orang berinisial MB (35) dan HH (33) yang datang sebagai tamu berpura-pura meminta izin solat ke rumah politikus itu. Saat dipersilakan, pelaku menjalankan aksinya mencuri sejumlah barang berharga.

“Peristiwa pencurian ini terjadi pada siang hari. Dalam pencurian ini, ada dua orang yang jadi korban yakni Daeng dan istrinya, Nur Aini Haryati,” kata Wakil Kepala Polrestro Bekasi, Ajun Komisaris Besar Lutfhi Sulistyawan di Bekasi, sabtu, (13/1/2018).

Luthfi menjelaskan, peristiwa pencurian ini terjadi saat korban bertemu dengan dua pelaku MB dan MH yang bertemu di rumah korban sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, selain bertemu korban, para pelaku juga bertemu dengan orang tua korban. Oleh tuan rumah, kedua pelaku kemudian dipersilakan masuk ke ruang tamu.

Setelah dipersilakan masuk, pelaku MB meminta izin kepada tuan rumah untuk melaksanakan solat dzuhur. Oleh tuan rumah permintaan pelaku dipersilakan. Pelaku MB kemudian solat di kamar anak korban yang berada di lantai dua.

Tak menyia-nyiakan kesempatan, pelaku MB langsung melancarkan aksinya. Sejumlah barang berharga milik korban menjadi sasarannya antara lain 2 buah jam tangan, dan 1 power bank. Tak puas dengan barang di tangannya, pelaku kemudian beralih ke kamar korban. Dari situ, pelaku berhasil menggasak cincin batu permata, kalung, dan barang berharga lainnya.

Setelah menggasak barang berharga milik korban, kedua pelaku kemudian berpamitan pulang. Berdasarkan keterangan pelaku, usai dari rumah korban, pelaku langsung melarikan diri menuju arah jalan tol. Namun, di KM 39, keduanya memilih berhenti karena pelaku HH meminta bagian. Pelaku MB kemudian memberikan kalung, cincin, dan jam tangan kepada HH.

“Setelah itu, keduanya berpisah menumpang dua kendaraan dengan tujuan ke arah Bandung,” katanya.

Lutfhi Sulistyawan menjelaskan, usai menangkap pelaku MB polisi mengamankan satu buah power bank, satu jam tangan bermerek Timberland, tiga jam tangan merek Tag Huer, satu pin DPR-RI, satu bros warna emas, satu jam tangan merek Guess, 11 batu akik, dan enam cincin bermata akik.

Sementara dari tangan pelaku HH, polisi menyita 1 buah jam tangan merek DR Laser warna hitam, 1 cincin akik warna merah, 1 kalung dengan liontin, dan 1 lembar kwitansi bertulis Daeng Mohammad.

Pada kejadian itu MB dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun. Dan HH terkena pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun kurungan penjara.(RED)