Kelompok Gay Penyumbang Terbesar Penderita HIV

Dezi Syukrawati

BEKASI KOTA – Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat sebanyak 466 orang terkena penyakit human immunodeficiency virus (HIV). Kebanyakan penderita virus HIV itu merupakan kelompok gay.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, menjelaskan penyuka sesama jenis adalah penyumbang terbesar human immunodeficiency virus (HIV).

“Kalau berdasarkan data kita memang sebagian besar yang mengidap HIV diawali dengan penyakit penyimpangan perilaku, ada yang sesuka sesama ada juga yang suka gonta ganti pasangan,” katanya, Minggu (21/1/2018).

Penyebaran penyakit HIV di Kota Bekasi, kata Dezi, masih sulit dicegah karena perilaku seks sesama kaum lelaki memberikan potensi paling tinggi dalam penyebaran virus HIV. “Penyumbang virus ini terbesar dari kelompok lelaki seks dengan lelaki (LSL),” imbuhnya.

Dezi memgatakan, data tersebut merupakan data di tahun 2017. Sayangnya Dezi tidak mengetahui berapa banyak kelompok penyuka sesama jenis di Kota Bekasi.

“Memang jumlah secara pasti LGBT di Kota Bekasi kami tidak ada. Namun, data 466 yang terinfeksi HIV adalah mereka mengakses ke layanan kesehatan saja kalau yang tidak akses, kita nggak punya,” katanya.

Menurutnya, penyebaran penyakit HIV di Kota Bekasi masih sulit dicegah karena perilaku seks sesama kaum lelaki memberikan potensi paling tinggi dalam penyebaran virus HIV. Oleh karena itu, pihaknya kini tengah intensif melakukan upaya pencegahan dan penyembuhan kepada para penderita.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang menyimpang atau berisiko untuk kesehatan. Upaya pencegahan bisa dilakukan dengan tindakan ABCD (tidak melakukan hubungan seksual, setia pada pasangan, menggunakan kondom, jauhi narkoba),” tukasnya. (RON)