Banyak Faktor yang Sebabkan Macet di Tol Japek

Kondisi umum tol Japek saat mudik lebaran.

BEKASI – AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru, Kamis (4/1/2018) mengatakan, kepadatan yang terjadi di jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) merupakan kepadatan harian Jalan Tol sehubungan dengan VCR Jalan Tol Jakarta Cikampek lebih besar dari 1,3 yang artinya volume kendaraan yang melintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah melebihi kapasitas.

”Adapun kepadatan yang terjadi pagi ini merupakan kepadatan harian Jalan Tol Jakarta-Cikampek sehubungan dengan VCR Jalan Tol Jakarta Cikampek lebih besar dari 1,3 yang artinya volume kendaraan yang melintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah melebihi kapasitas lajur jalan yang tersedia,” jelasnya.

Sementara itu, sebelumnya pada Rabu dini hari kemarin, Kepadatan yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek mulai pagi disebabkan truk trailer yang mengangkut steel box girder di KM 25 arah Cikampek, menuju KM 46 arah Jakarta.

“Saat truk pengangkut berada di KM 31+100 arah Cikampek, terjadi hentakan ketika truk akan berpindah lajur, akibatnya steel box girder berubah posisi menjadi miring diatas trukpengangkut, namun tidak sampai terjatuh ke jalan tol,” jelas

Kondisi tersebut akhirnya mengakibatkan kepadatan lalu lintas sehingga demi keamanan keselamatan pekerja dan pengguna jalan tol serta mencegah jatuhnya steel box girder, maka truk terpaksa dihentikan dan didatangkan crane dari KM 25 arah Cikampek guna memperbaiki posisi steel box girder sebelum melanjutkan perjalanan.

“Untuk mengurai kepadatan yang terjadi, maka dilakukan rekayasa lalu lintas menuju Cikampek dengan pengalihan melalui Gerbang Tol Cikarang Barat sampai proses perbaikan posisi steel box girder selesai dilakukan oleh crane pada pukul 03.00 WIB,” katanya.

Selanjutnya tepat pukul 03.12 WIB truk pengangkut kembali melanjutkan perjalanannya dan lalu lintas dini hari kembali normal sejak pukul 05.00 WIB.

“Banyak faktor ya, Kalo yang girder harusnya secara langsung engga, kan jam 3.10 udah bersih. Mungkin imbas lalin yang belum ketarik. Dan ada juga faktor lain kan di 21 tadi sempet ada kontainer mogok. Ini tadi jam 7. PGT -Tambun km 21+200 kontainer mogok di lajur 1,” katanya.(RED)