Seluruh Puskesmas Bakal Terapkan Sistem Informasi “Si Jempol”

Rahmat Effendi saat melihat sistem informasi Si Jempol yang diterapkan di Puskesmas Jatibening, selasa (5/12/2017)

BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota Bekasi terus memudahkan pelayanan kepada masyarakat di sektor kesehatan.

Saat ini Pemkot Bekasi tengah membuat sistem informasi yang dinamakan Si Jempol (Sistem Jaringan Elektronik Pelayanan Masyarakat Berbasis Online). Program ini siap di aplikasikan di setiap Puskesmas di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, program Si Jempol ini hasil diklat yang dilakukan oleh Pim 4 mengambil sample saat Kunker ke Banyuwangi.

“Tinggal sekarang tugas Dinas Kesehatan meminta kepada Diskominfotandi untuk membuat jaringan online, buat programernya dan buat jaringan IT nya, sehingga sistem Si Jempol bisa memperpendek dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” kata Rahmat Effendi, usai melakukan kunjungan ke Puskesmas Jatibening, selasa (5/12/2017).

Rahmat menjelaskan, program Si Jempol mempunyai kelebihan dan keunggulan dalam pengawasi pasien yang berobat di 39 Puskemas di Kota Bekasi. Bisa dilihat melalui POC milik Pemkot Bekasi.

“Nanti dalam satu hari ketauan, berapa pasien anak-anak, pasien orang tua dan pasien lansia yang bisa mendapat pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Berjalannya program Si Jempol agar bisa terkoneksi dengan seluruh Puskesmas di kota Bekasi membutuhkan kerjasama dan tekad yang kuat sehingga bisa digunakan.

“Kan tidak susah sebenarnya membuat jaringan itu, hanya keinginan dan komitmen saja tekadnya. Pada saat ini semua sudah konek di POC, itu lah fungsinya IT,” tegasnya.

Menurutnya, dalam kegiatan Smart City di Kota Bekasi tidak bisa langsung jadi, tetapi program Smart City itu dilakukan secara bertahap pelaksanaannya.

“Kalau Si Jempol sudah jalan di Puskemas Jatibening, tetapi belum jalan Puskemas lainya. Sekarang Tugas Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Diskominfotandi membuat jaringan hingga semua on the line,” pungkasnya.

Terpisah, Kepada Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dr Laela Nauvalya menjelaskan, terkait Si Jempol akan dibahas dulu internal di Dinas Kesehatan, karena terkait dengan perencanaan dan penganggaran.

“Mudah-mudahan bisa segera terealisasi di semua puskesmas di kota bekasi,” harapnya.(RON)