Warga Menyayangkan Munculnya Spanduk Bernada Menghasut Jelang Pilkada

Spanduk bernada provokatif dan menghasut mulai bermunculan jelang pilkada Kota Bekasi 2018

BEKASI KOTA – Spanduk bernada provokotif berukuran 1X5 meter terpasang di jalan Ahmad Yani, tepatnya di bawah jembatan Summarecon.

Spanduk mengandung ‘Ujaran Kebencian’ yang tertuju ke arah Kepala Daerah sempat menjadi perhatian pengguna jalan. Apalagi saat ini Kota Bekasi akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun depan.

Agus (38) salah satu warga Kota Bekasi menyayangkan munculnya spanduk bernada provokatif dan menghasut menjelang Pilwalkot Bekasi 2018.

“Sungguh satu fitnah yg sangat keji, yang jauh dari kebenaran, sangat di sayangkan cara-cara demikian masih ada di kota bekasi,” sesalnya, selasa (14/11/2017).

Dirinya mengaku heran apa maksud dari spanduk dengan tulisan-tulisan yang menjurus kepada menghasut masyarakat.

“Cuma heran aja, soalnya masyarakat kita dah pada cerdas. Mampu mengkaji dan memahami persoalan yang ada, tapi masih aja cara jaman batu masih di pakai,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Cecep Suherlan mengaku sudah melakukan penertiban spanduk bernada provokatif yang terpasang dibawah jembatan Summarecon.

“Sudah dicopot oleh anggota Satpol PP,” kata Cecep singkat.

Untuk menghindari munculnya spanduk-spanduk lainnya yang sama, Cecep mengatakan akan melakukan penyisiran serta pengawasan ke wilayah oleh Satpol PP Kota Bekasi.

“Kita akan lakukan pengawasan dan patroli, baik anggota yang di kota maupun diwilayah sudah diperintahkan untk menertibkan,” tandasnya.(RON)