Sosialisasi Pilkada Belum Menjangkau Kalangan Pelajar di Kota Bekasi

Ilustrasi

BEKASI – Kalangan pelajar di Kota Bekasi menyatakan kurang mendapat informasi terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung tahun depan.

Sebagai pemilih pemula, para pelajar mengkritik KPU Kota Bekasi yang dinilai kurang mensosialisasikan masalah Pilkada ke sekolah-sekolah, padahal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi tinggal hitungan bulan.

“Saya belum tahu siapa saja yang mencalonkan di Pilkada. Soalnya, Partai dan KPU Kota Bekasi kurang menjangkau kalangan pelajar,” Kata Siswi SMKN 11 Kota Bekasi, Roslia saat menghadiri bincang politik yan diadakan salah satu media cetak di STMIK Bani Saleh, Margahayu, Bekasi Timur, Kemarin.

Menurutnya, Partai Politik dan KPU Kota Bekasi harus menyasar ke sekolah – sekolah memberikan pendidikan politik bagi pelajar.

”Saya saja baru dapat info Pilkada dari diskusi yang diadakan hari ini. Sebelumnya tidak tahu kalau Kota Bekasi mau mengadakan Pilkada,” ujarnya.

Roslia menambahkan, beberapa pelajar SMKN 11 Kota Bekasi ini memiliki trik tersendiri untuk nyoblos di tempat pemungutan suara (TPS) meski belum mengenal dengan baik calon pemimpin mereka.

“Kita pilih calon yang kenal saja. meski belum tahu seluk beluk visi dan misinya juga sih,” ungkapnya.

Sementara, Intan, Mahasiswi STMIK Bani Saleh. Ia mengaku punya trik unik dalam memilih calon pemimpin di Kota Bekasi nanti.

“Paling dilihat dari mukanya. Mana kira-kira yang menyakinkan,” ungkapnya.

Ia mengaku sama sekali tidak memiliki bayangan siapa sosok yang akan dipilih sebagai pemimpin daerahnya kelak.

“Mungkin asal pilih saja, tapi saya usahakan mulai mengenal para bakal calon yang mulai bermunculan,” tukasnya. (RON)