Proyek Galian FO PT.S di Sukatani Diduga Tak Berizin

Ilustras galian kabel FO

SUKATANI – Galian Kabel milik PT.Silkar di jalan lingkar sukatani yang di duga tidak mengantongi ijin dan rekom mulai dari Desa dan Kecamatan yang menjadi perlintasan gelaran kabel milik rekanan PT.Telkom tersebut.

Median, pelakasana proyek saat di komfirmasi di lokasi kegiatan penggalian kabel dan pemasangan pipa yg melintasi jembatan menyatakan tidak perlu ada rekom dari desa dan kecamatan karena sudah mengantongi ijin dari PUPR

“kita sudah punya ijin dari PUPR selaku pemilik jalan jadi ga perlu ijin-ijin lainnya,” kata median kepada wartawan

“Ijin dari desa dan kecamatan gunanya untuk apa itu ga perlu,Bang cukup di PUPR saja,”ketusnya.

terpisah, sekretaris DISKOMINFO Beni Saputra mengatakan, soal rekom dan ijin dari Desa dan Kecamatan semuanya harus ada. Kalau terjadi apa-apa, orang desa dan kecamatan yg bertanggung jawab di wilayahnya.

“Galian dan penggelaran kabel di pasang di daerah milik jalan/DMJ yang melintasi permukiman warga rata2 galian kabelnya klo pinggir jalan pasti didepan rumah dan kios-kios milik warga dan klo material / pipa besi yang nempelnya di jembatan kan asset pemda itu,” ucap Beni,jumat (10/11/2017).

Beni menambahkan, Kepala desa dan camat itu kan punya tanggung jawab atas semua aktifitas masyarakat yg ada di wilayahnya. Terus yg ngasih ijin siapa? memang Rekom bukan izin, tapi ijin itu bisa keluar kalau ada rekomnya, sementara kegiatan mereka itu kan adanya di wilayah desa dan kecamatan ya harus mengantongi izin. Turunan UU itu bisa PP dan perda.

“di perda yang mengatur tentang fungsi camat itu yang menyatakan camat punya kewenangan memberikan rekom termasuk kepala desa dan mengenai perijinannya di atur dalam UU 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi, PP 52 Tahun 2000 tentang penyelenggaraan telekomunikasi nah Di dua aturan tersebut menyatakan bahwa penggelaran kabel telekomunikasi harus seizin Pemda dan perangkatnya,” tutur.(RED)