Jelang Penutupan THM Diduga Ada Aliran Dana ke Satpol PP

Ilustrasi

CIKARANG – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (KasatPol PP) Kabupaten Bekasi, Sahat Banjar Nahor meminta masyarakat agar melaporkan jika ditemukan dugaan indikasi penyuapan dalam rangka persiapan penutupan tempat hiburan malam (THM) dalam waktu dekat ini.

“Saya minta laporkan langsung ke saya, siapa orang-orang atau anakbuah saya yang meminta uang agar THM gak ditutup,” tegasnya.

Diakui Sahat menjelang penutupan THM banyak informasi yang menyebutkan instansi yang dipegangnya itu menerima aliran dana dari pengusaha dan pemilik karaoke.

“Saya sudah dengar itu (pengusaha THM kasih duit). Anak buah saya kalau memang bermain meminta uang, silahkan wartawan atau masyarakat laporkan ke saya,” katanya.

Untuk diketahui, maraknya informasi di Pemkab Bekasi Satpo PP diduga menerima dana dari pengusaha THM hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi itu berkembang setelah terdengar kabar salahsatu pemilik karaoke mendatangi kantor Satpol PP dan meminta tmpat usahanya tidak ditutup. Sementara untuk penutupan THM bakal berlangsung pada 9-11 November 2017.