CBA: Buruknya Pelayanan PDAM TP Harus Jadi Fokus Dirut Baru

Kordinator Investigasi CBA, Jajang Nurjaman

BEKASI KOTA – Setelah hampir 2 bulan di isi oleh Pjs, kini jabatan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Patriot defenitif telah terisi kembali. Solihat, mantan Direktur Umum (Dirum) PDAM Tirta Bhagasasi mengisi jabatan Dirut PDAM Tirta Patriot yang baru setelah dilantik oleh Wali Kota Bekasi, senin (13/11/2017).

Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis, Jajang Nurjaman Duriat mengatakan, Dirut PDAM Tirta Patriot yang baru ditantang untuk bisa memperbaiki kinerja perusahan milik Pemkot Bekasi dalam pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bekasi yang dinilai masih jauh dari harapan.

“Berbagai persoalan buruknya pelayanan yang mendapatkan sorotan masyarakat serta DPRD kota Bekasi menjadi catatan serius bagi Direktur Utama PDAM Tirta Patriot yang baru. hal tersebut menjadi tantangan sendiri bagi Dirut PDAM Tirta Patriot,” kata Jajang Nurjaman kepada wartawan, Selasa, (14/11/2017) melalui sambungan selulernya.

PDAM Tirta Patriot di tahun 2016 mendapatkan gelontoran dana berupa penyertaan modal sebesar Rp76,483,546,537, angka tersebut naik dari tahun sebelumnya senilai Rp70,260,011,770. Berarti ada kenaikan sebesar Rp 6,2 miliar rupiah lebih.

“Dengan suntikan dana puluhan miliar tersebut, seharusnya PDAM Tirta Patriot bisa bekerja dengan lebih baik lagi dalam pelayanan,” ujarnya.

Selain itu, Jajang juga menyoroti masalah air kali Bekasi yang menjadi bahan baku PDAM Tirta Patriot sangat riskan tercemar.

Jajang mengatakan, untuk menghadapi permasalahan ini membutuhkan sinergitas dan koordinasi yang baik antara PDAM Tirta Patriot dengan pihak pemerintah seperti Dinas Lingkungan Hidup, serta gebrakan cerdas untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Jangan sampai di kepemimpinan Dirut Baru. Masalah pelayanan air yang pernah tersendat gara-gara pasokan air baku tercemar tidak terjadi lagi, karena dampaknya langsung dirasakan seluruh warga kota Bekasi,” pungkasnya. (RON)