PDI Perjuangan Masih Bangun Komunikasi Politik dengan Parpol Lain

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Anim Imamuddin.

BEKASI SELATAN – Beredar kabar di kalangan wartawan, PDI Perjuangan Kota Bekasi telah berupaya maksimal melakukan pendekatan dengan Rahmat Effendi yang juga Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, namun pendekatan belum menemui titik terang (buntu). Atas hal ini PDI Perjuangan berkeyakinan akan memajukan calon sendiri, karena tanpa berkoalisi, karena tanpa berkoalisi dengan partai manapun, Jumlah kursi PDI Perjuangan di DPRD telah memenuhi syarat perundangan-undangan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi , Anim Imanudin yang juga bakal calon Walikota Bekasi, angkat bicara soal kabar tersebut. Anim membantah pernah mengeluarkan statment bakal maju tanpa berkoalisi di pilkada Kota Bekasi.

“Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan-pernyataan seperti itu (PDIP maju tanpa berkoalisi-Red). Sebab itu domain DPP partai. Artinya bukan kapasitas saya untuk membuat kesimpulan seperti itu,” ujar Anim dalam siaran pernya, Selasa (5/9/2017).

“Tapi saya tidak dalam porsi menyimpulkan atau lebih jauh lagi menentukan sebuah keputusan politik,” tegasnya.

Anim menjelaskan, sejauh ini, DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi terus mematangkan langkah-langkah strategis menghadapi Pilkada 2018. Oleh karenanya, partainya masih menghormati proses politik yang tengah dibangun.

“Saya berharap semua bisa menghormati proses ini. Dan pada akhirnya DPP partai yang bisa menetapkan keputusan politik apakah kita membangun kerjasama politik dengan partai lain dalam membentuk koalisi. Itupun tidak serta merta hanya dengan Partai Golkar saja, tapi dengan semua parpol. Atau lebih jauh lagi, kita mengusung kader terbaik partai untuk bertarung dengan memanfaatkan raihan suara terbanyak yang notabene memenuhi prasyarat undang-undang. Tetapi pada dasarnya, semua komunikasi yang kita bangun belum ada yang bersifat deadlock,” pungkasnya.(RON)