DPMPTSP Paparkan Sektor Peluang Berinvestasi Di Kota Bekasi

sektor investasi di Kota Bekasi

BEKASI SELATAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP Kota Bekasi berkesempatan memaparkan sektor peluang investasi do Kota Bekasi pada kegiatan Raodshow West Java Incorporated (WJI) yang di selenggarakan oleh Bank Indonesia bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Bekasi Jl. Jend. A Yani. No. 1 Bekasi pada Kamis (3/8).

Kegiatan Roadshow ini di buka oleh Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, dihadiri oleh Wiwiek Sisto Widayat selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat serta beberapa perwakilan DPMPTSP, BAPEDDA dan Biro Perekonomian Investasi dari Provinsi Jawa Barat, Wilayah II Jawa Barat yaitu Kabupaten/Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat Wiwiek Sisto Widayat menyampaikan dalam paparannya bahwa WJI bertujuan untuk mengumpulkan dan meng-update data potensi investasi Jawa Barat, terutama potensi investasi yang ‘clean and clear’ untuk selanjutnya ditawarkan kepada investor, baik investor domestik maupun investor asing.

“Yang dimaksud dengan potensi investasi yang ‘clean and clear’ adalah potensi investasi yang siap jual dan telah dilengkapi dengan feasibility study” ujarnya

“Selain itu beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh Kabupaten/Kota di Wilayah II Jawa Barat antara lain terkait dengan data, prosedur melakukan investasi yang jelas, ketentuan di daerah, aturan pajak dan rencana pembangunan infrastruktur di wilayah sekitarnya yang merupakan poin informasi yang dibutuhkan oleh investor” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPST Kota Bekasi Nevindo memaparkan bahwa di Kota Bekasi peluang sektor unggulan berinvestasi terdapat pada sektor produksi industry, sektor konstruksi, sektor perdagangan dan sektor jasa.

“Dalam hal realisasi investasi tahun 2016 Kota Bekasi menempati peringkat ke empat se-Jawa Barat dengan ratio 6,06 % sedangkan untuk penyerapan tenaga kerja tahun 2016 menempati peringkat ke empat dengan ratio 4.86 % se-Jawa Barat” jelasnya.

“DPMPST Kota Bekasi akan melaksanakan launcing pelayanan perijinan secara online mulai pertengahan Agustus 2017, ada enam perijinan yang dapat dilakukan secara online diantaranya adalah Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK), Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), IMB RTT, SIPA Angkutan, Ijin Pemanfaat Lahan Makam (IPLM) dan Izin Penggunaan Tanah Makam (IPMT)” tambahnya

Selain Kota Bekasi setiap perwakilan dari kabupaten/kota wilayah II Jawa Barat menyampaikan data dan informasi potensi investasi terutama potensi yang timbul dari proyek – proyek infrastruktur di wilayah masing-masing. (gie)