Daris : Gerindra Kabupaten Bekasi Kecam Pidato Victor

H Daris

BEKASI TIMUR – Partai Gerindra Kabupaten Bekasi mengecam pernyataan pidato Victor yang juga anggota DPR RI dari partai Nasdem yang berisi tentang ada kelompok ekstremis yang hendak mengubah konsep pemerintahan menjadi khilafah. Viktor dengan jelas menyebut kelompok tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional.

Dalam pidatonya, vicktor menilai partai-partai ini bersikap intoleran dan pendukung paham khilafah. Mereka menolak Perpu Ormas atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi Masyarakat. Dan itu membuat Partai Gerindra mengecam keras pidato Vicktor yang di lakukan di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Daris dari Fraksi Gerindra, dirinya sangat mengecam pidato dari Vicktor yang juga anggota DPR RI karena itu sangat salah jika Vicktor mengatakan dalam pidatonya Partai Gerindra dan beberapa partai lainya seperi PKS, PAN dan juga Demokrar adalah kelompok ekstremis. Dan pidato Vicktor tidak mencerminkan sebagai anggota DPR RI, dan itu sudah sangat salah kaprah jika Partai Gerindra di bilang sebagai kelompok Ekstremis.

“Saya sangat mengecam sekali pernyataan Victor dalam pidatonya di NTT bahwa partai Gerindra termasuk kelompok Ekstremis. Pidato Victor tersebut tidak mencerminkan sebagai angggota DPR RI, dan Vicktor harus segera di adili sesuai dengan aturan yang ada,”ujarnya.

Lebih jauh Daris menambahkan, bahwa pihaknya mendesak DPP untuk segera di proses masalah pidati Vicktor. Adanya pidato Victor tersbut membuat suasana politik menjadi memanas. Dan Daris meminta agar segera di tindak dan di adili, jika di biarkan maka akan membuat suhu politik di Indonesia dan juga di beberapa daerah yang ada di Indonesia.

“Saya sebagai kader gerindra kabupaten Bekasi mendesak terhadap DPP agar orang itu betul-betul diadili. Karena pada hari ini kita terbukti bahwa partai Gerindra mengayomi semua pihak. Pada hari ini (kemarin) saya dari kabupaten Bekasi menghadiri pelantikan kader Gemesadana sayap partai Gerindra yang berisi orang budha dan konghucu. Artinya kebhinekaan tunggal ika berada di garis depan partai Gerindra. Nah ini saudara victor ini kalau di bekasi bisa kita potong lidahnya. Karena menurut saya ini pemecag belah bangsa,”ungkap Dari di kantor DPC Gerindra Kota Bekasi setelah menghadiri pelantikan Gemasadhan Sabtu,(5/8).

Lanjut Daris mengatakan, dengan adanya pidato dari Vicktor membuat hubungan antara partai Gerindra dan Nasdem menjadi kurang baik. Bahkan kader partai Gerindra sudah menjaga jarak dengan kader Nasdem. Apa lagi Gerindra Kabupaten sudah sangat menjaga jarak dengan kader Nasdem yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Saya rasa ini akan memecah Belah. Kita idealis partai dan kita kader-kader partai yang sangat menjaga kebhinekaan. Ini betul-betul menyesalkan dan sakit hati terhadap pernyataan saudara Victor ini. Dan dia betul-betul memecah terutama kader-kader di daerah. Yang tadinya kita baik dengan kader-kader nasdem di daerah, khusunya di Kabupaten Bekasi dengan adanya pidato Victor, fraksi nasdem di daerah kabupaten bekasi, kita jadi agak renggang,”paparnya.

Ketika di tanya masalah pencalonan Ridwan Kamil untuk pilgub Jabar yang di usung dari Nasdem, Dari mengatakan sangat bahaya, dengan kondisi seperti sudah membuat perpecahan antara partai. Dan bisa jadi Ridwan Kamil akan gagal mendapat dukungan dari partai partai lain karena pidato Victor yang di ucapkan di NTT beberapa waktu lalu.

“Ridwan kamil bisa sangat terancam gagal untuk mencalonkan dirinya dari Nasdem. Adanya pidato Victor bisa membuat Ridwan Kamil dalam pencalonan untuk pilgub Jabar sangat bahaya, karena pasti tidak akan mendapat dukungan. Dan kita juga sudah menjaga jarak dengan kader kader Nasdem. Sekali lagi saya selaku kader Gerindra Kabupaten Bekasi meminta agar sodara Victor segera di proses dan di adili sesuai dengan aturan yang ada, dengan adanya pidato dia membuat sakit hati kader kader Gerindra baik nasional, Jawa Barat, dan juga Gerindra Kabupaten Bekasi,”tutupnya.(WDR)