Daftar JKN-KIS Kini Bisa Lewat Handphone

BEKASI SELATAN – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) mengembangkab strategi kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS.

Khusus untuk pendaftaran calon peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/ peserta mandiri dan peserta kategori Bukan Pekerja (BP), BPJS Kesehatan memperluas kanal-kanal pendaftaran yang telah ada.

Kini calon peserta tidak perlu mengantri panjang dikantor BPJS kesehatan. Cukup dengan mendownload aplikasi mobile JKN atau menghubungi 1500-400 sudah bisa melakukan pendaftaran.

“Salah satunya adalah peserta PBPU atau peserta mandiri dan peserta bukan pekerja. Masyarakat juga dapat melakukan perbaikan atau perubahan data seperti perubahan nama,tempat tanggal lahir,nomor KK, dan NIK. Untuk BPJS Kesehatan terus mengembangkan berbagai terobosan dan inovasi serta meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepersertaan,” ujar kepala kantor cabang Bekasi Siti Farida Hanoum.

Farida menambahkan, hal itu untuk meningkatkan pelayanan BPJS Kota Bekasi di tahun 2017.

“Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepuasan kepada peserta yang juga menjadi salah satu fokus utama BPJS kesehatan ditahun 2017,” tambahnya.

Hanoum menjelaskan lebih lanjut, bahwa hal yang harus dipersiapkan sebelum mendaftar via aplikasi mobile JKN atau telepon care center 1500 400 antara lain beberapa yang akan dibutuhkan oleh calon peserta seperti Nomor Kartu Keluarga, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor rekening tabungan, alamat domisili. Setelah peserta mendaftar melalui aplikasi mobile JKN maka nomor virtual account (VA) akan dikirimkan melalui email peserta yang telah diinput sebelumnya” kata Hanoum.

Hingga 1 Agustus 2017 ,jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai lebih dari 180 juta jiwa secara nasional atau 1,4juta jiwa untuk Kota Bekasi. Dengan kemudahan-kemudahan pendaftaran ini diharapkan universal health Coverage pada 1 Januari 2019 dapat terwujudnya amanah undang-undang dan Terget CSI 80% Pada tahun 2017.(RON)